Skip to main content
x
Rapat Koordinasi Persiapan Kunjungan Wamen Transmigrasi dan Penyambutan Pangdam di Bengkulu, 08/09/2025 (Ari/Mediasinardunia.com)

Rapat Koordinasi Persiapan Kunjungan Wamen Transmigrasi dan Penyambutan Pangdam di Bengkulu

Bengkulu, Mediasinardunia.com - Suasana di Ruang Kerja Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu pada Senin (8/9) siang terasa lebih sibuk dari biasanya. Puluhan pejabat hadir untuk mengikuti rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Herwan Antoni.

Agenda utama rapat kali ini adalah mematangkan persiapan kunjungan kerja Wakil Menteri Transmigrasi, Viva Yoga Mauladi, serta menyusun penyambutan Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi. Selain itu, jadwal kegiatan juga akan dirangkaikan dengan acara lepas sambut Danrem 041/Garuda Emas. Ketiga agenda besar ini akan berlangsung berurutan hanya dalam hitungan hari. “Kita harus mempersiapkan penjemputan dan mendampingi Pak Wamen sebaik mungkin. Begitu juga dengan penyambutan Pangdam dan kegiatan lepas sambut Danrem. Semua harus maksimal dan meninggalkan kesan yang baik,” tegas Herwan Antoni.

Wamen Transmigrasi, Viva Yoga Mauladi, dijadwalkan melakukan kunjungan kerja di Bengkulu selama tiga hari, mulai Selasa hingga Kamis (9–11/9/2025). Didampingi istri, rombongan akan tiba di Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu sekitar pukul 11.45 WIB. Setibanya di bandara, mereka akan disambut langsung oleh Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Menurut rencana, Viva Yoga akan mengunjungi beberapa titik penting, di antaranya Desa Ketahun, Kabupaten Bengkulu Utara, yang dikenal sebagai salah satu lokasi transmigrasi. Kemudian, Wamen juga akan meninjau Rumah Sakit Lagita di Bengkulu Tengah, berdialog dengan tim Ekspedisi Patriot, serta mengunjungi daerah lain yang berkaitan dengan program pembangunan transmigrasi dan pemberdayaan masyarakat.

Kunjungan kerja ini dinilai penting karena sektor transmigrasi masih menjadi isu strategis di Bengkulu. Provinsi ini memiliki sejumlah kawasan transmigrasi yang sedang berkembang, sekaligus menghadapi tantangan dalam hal infrastruktur, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Kedatangan Wamen juga menjadi momentum untuk mempererat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Bengkulu diharapkan bisa mendapatkan prioritas dalam beberapa program strategis transmigrasi, terutama untuk membuka akses wilayah terpencil dan meningkatkan pelayanan publik di desa-desa transmigrasi.

Tak kalah penting, Pemerintah Provinsi Bengkulu juga tengah menyiapkan penyambutan bagi Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi. Kehadiran Pangdam baru ini dianggap penting dalam menjaga stabilitas keamanan, mengingat Bengkulu memiliki posisi strategis di pesisir barat Sumatera.

Menurut Herwan Antoni, pemerintah daerah akan bersinergi dengan jajaran TNI untuk memastikan acara penyambutan berjalan lancar. “Kita ingin menunjukkan bahwa Bengkulu adalah daerah yang ramah, siap bekerja sama, dan mendukung program-program pertahanan serta keamanan wilayah,” katanya.

Agenda berikutnya adalah lepas sambut Danrem 041/Garuda Emas. Acara ini akan dihadiri oleh pejabat sipil dan militer, sekaligus menjadi momen penting bagi masyarakat Bengkulu. Danrem 041 yang lama akan digantikan oleh pejabat baru, sehingga acara ini bukan hanya seremoni, tetapi juga ajang memperkuat hubungan antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat sipil. 

“Danrem selalu memiliki peran strategis dalam mendampingi pemerintah daerah. Sinergi itu harus terus kita jaga, karena stabilitas keamanan adalah fondasi pembangunan,” ucapnya.