Lantik Kepala Disdukcapil, Bupati Bengkulu Selatan Instruksikan Perbaikan dan Inovasi Pelayanan Kependudukan
Bengkulu Selatan, Mediasinardunia.com – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan kembali mengambil langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan. Bupati Bengkulu Selatan, H. Rifai Tajuddin, S.Sos., secara resmi melantik Kastilon, S.Sos., sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) di ruang kerja Bupati pada Kamis (16/04/2026).
Prosesi pelantikan yang berlangsung dengan suasana khidmat tersebut turut disaksikan oleh Wakil Bupati Yevri Sudianto, Sekretaris Daerah Ir. Susmanto, M.M., serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan.
Dalam arahannya, Bupati Rifai menegaskan bahwa Disdukcapil merupakan instansi yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari proses perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el), penerbitan Kartu Keluarga, hingga pembuatan akta-akta penting lainnya.
“Pelayanan administrasi kependudukan adalah kebutuhan pokok masyarakat. Saya memerintahkan agar Disdukcapil terus melakukan perbaikan, menghadirkan berbagai inovasi, serta memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang mudah, transparan, dan tidak berbelit-belit,” tegas Bupati Rifai.
Pelantikan Kastilon diharapkan menjadi momentum bagi terwujudnya transformasi pelayanan publik yang lebih responsif. Di tengah perkembangan zaman yang serba digital, kepemimpinan yang baru dituntut untuk mampu menjawab tantangan dengan memanfaatkan teknologi informasi secara modern dan efisien.
Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas serta membangun budaya kerja yang profesional. Ia berharap permasalahan yang selama ini sering muncul dalam pengurusan dokumen kependudukan di Bengkulu Selatan dapat dihilangkan sepenuhnya.
“Kepemimpinan yang baru harus mampu menghadirkan perubahan yang nyata. Kita menginginkan sistem yang lebih akurat, sehingga masyarakat dapat merasakan langsung manfaat dari penyegaran birokrasi ini,” pungkasnya.