Skip to main content
x
Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong Siapkan 2 Lokasi Pasar Bedug untuk Menyambut Ramadhan 1446 H, 14/02/2025 (Diky/Mediasinardunia.com)

Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong Siapkan 2 Lokasi Pasar 'Bedug' untuk Menyambut Ramadhan 1446 H

Rejang Lebong, Mediasinardunia.com - Menyambut bulan Ramadhan 1446 H, Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong telah menyiapkan 2 lokasi pasar "bedug" yang akan menyediakan aneka takjil. Kedua pasar tersebut akan berada di Jl M Hasan, di sebelah Bang Mego, dan di Jl Ade Irma Suryani dekat Terminal Pasar Atas. Penetapan kedua lokasi ini telah disepakati dalam rapat yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten, Yusran Fauzi, ST, di ruang rapat Sekretariat Daerah pada hari Jumat (14/2) mulai pukul 14.00 hingga 16.00 WIB.

Rapat tersebut dihadiri oleh Asisten II Sekretariat Daerah, Dr. Asli Samin, S.Kep, M.Kep, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Usaha Kecil Menengah (Perindagkop UKM), Anes Rahman, S.Sos, Kepala Dinas Pariwisata, Olahraga, dan Pemuda (Pora), Rezza Pahlevie, SH, MM, Kepala Dinas Perhubungan, R. Suryadi, S.Sos, MM, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), M Budiyanto, ST, MT, Kepala Satpol PP, Aji Keri, dan Inspektur Gusti Maria, SH, MH. Hadir juga Kabag Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah, Noviansyah, SSTP, Camat Curup, Gunawan Wibisono, SSTP, MM, dan Lurah Pasar Baru, Marini Wijayanti, ST.

Selain itu, dalam rapat juga dibahas tentang penertiban lingkungan di Pasar Kuliner, City Park Setia Negara, dan penertiban pedagang K5.

"Saya ingin mendengarkan penjelasan dari Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Usaha Kecil Menengah terkait rencana lokasi pasar takjil selama bulan Ramadhan," ujar Sekda.

Kemudian, Kepala Dinas Perindagkop UKM, Anes Rahman menjelaskan bahwa pasar takjil akan diadakan di 2 lokasi, yaitu 78 lapak di sekitar Jl Ade Irma Suryani Pasar Atas dan 125 lapak di Jl M Hasan Pasar Bang Mego. Beberapa pedagang juga mengusulkan agar pasar takjil juga dibuka di sekitar Setia Negara.

Anes juga menyampaikan bahwa 50 pedagang Pasar Kuliner Setia Negara telah diberikan peringatan agar kios mereka tidak ditutup dengan triplek atau seng.

"Pedagang pasar kuliner itu telah memberikan pernyataan tertulis bahwa mereka akan membuka triplek dan seng penutup kios. Namun, sampai saat ini hal tersebut belum dilakukan. Kami akan memberikan teguran sebanyak 3 kali. Jika tidak diindahkan, maka kami akan meminta bantuan Satpol PP untuk membuka kios secara paksa," ujar Anes.

Sekda juga meminta Dinas Perhubungan untuk melakukan penataan parkir di lokasi pasar takjil di Pasar Bang Mego dan Pasar Atas. Selain itu, Sekda juga meminta Kepala Dinas Pora, Rezza Pahlevie, untuk menertibkan pedagang yang berjualan di kawasan City Park.

"Kawasan jogging track dan city park sudah bersih sekarang. Sebelumnya, pedagang pasar kuliner berjualan di sana karena lokasi sedang dalam pembangunan dan terdapat pagar seng. Namun sekarang city park sudah bersih," jelas Rezza Pahlevie.

Menyikapi meningkatnya jumlah pedagang K5 yang berjualan di pinggir jalan protokol seperti Jl F Sukawati dan di depan GOR Jl Merdeka, Sekda meminta Dinas Perindustrian, Perdagangan, Usaha Kecil Menengah untuk melakukan pendataan pedagang K5. Termasuk juga melakukan pendataan pedagang di Pasar De.

"Jika memungkinkan, pedagang buah di pinggir jalan protokol dialihkan ke Pasar De," pinta Sekda sambil menjelaskan bahwa pedagang di kawasan jalan protokol tidak akan dikenakan retribusi.