Skip to main content
x
Bupati Bengkulu Tengah, Drs. Rachmat Riyanto, ST., MAP., turun langsung ke Kecamatan Semidang Lagan, Selasa 22/4/2025.(Diky/mediasinardunia.com)

Bupati Bengkulu Tengah Respons Keluhan Warga Semidang Lagan, Minta Perbaikan Puskesmas, Sekolah dan Jalan

Bengkulu Tengah,  Mediasinardunia.com -  Bupati Bengkulu Tengah, Drs. Rachmat Riyanto, ST., MAP., turun langsung ke Kecamatan Semidang Lagan, Selasa (22/4/2025).
untuk meninjau kondisi fasilitas umum yang selama ini menjadi keluhan masyarakat. Kunjungan kerja tersebut melibatkan sejumlah pejabat penting sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mempercepat pembangunan dan pelayanan publik di wilayah itu.
Turut mendampingi Bupati dalam kegiatan ini antara lain Kapolres Bengkulu Tengah AKBP Totok Handoyo, S.IK., Staf Ahli Bidang Perekonomian, Keuangan dan Pembangunan Sugeng Oeswari, S.Kom., M.Si., Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Plt. Kepala Bappeda, Kepala BPBD, Kabid Dinas PUPR, Camat Semidang Lagan, hingga Kepala Desa Padang Siring, Rinto Harahap.

Kunjungan Bupati dimulai dari Puskesmas Taba Lagan dan Puskesmas Karang Nanding, Ia ingin memastikan bahwa pelayanan kesehatan di dua fasilitas tersebut berjalan optimal, Bersama rombongan ia berdialog langsung dengan tenaga medis serta masyarakat untuk mengetahui secara rinci kondisi dan permasalahan yang dihadapi.
Salah satu keluhan utama adalah minimnya jumlah tenaga medis serta keterbatasan alat kesehatan, Menanggapi hal tersebut, Bupati menyatakan bahwa kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat dan sudah menjadi prioritas pembangunan.

“Pemerintah daerah akan segera menambahkan tenaga medis serta alat-alat pendukung layanan kesehatan, Selain itu kami akan memberikan satu unit mobil sebagai kendaraan operasional Puskesmas Taba Lagan, Mobil ini akan digunakan sebagai Puskesmas Keliling (Pusling) untuk melayani sembilan desa yang cukup jauh dari puskesmas induk,” Ujar Bupati Rachmat.

Ia juga menyoroti kondisi bangunan Puskesmas Karang Nanding yang nyaris roboh, Pemerintah daerah akan segera melakukan perbaikan menyeluruh guna mencegah risiko kecelakaan dan memastikan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan di lingkungan yang aman.
Dari sektor pendidikan, Bupati mengunjungi SD Negeri 80 dan SMP Negeri 32 di Desa Gajah Mati. Kedua sekolah ini masih berada dalam satu bangunan dengan kondisi yang memprihatinkan. Banyak ruang kelas rusak, akses ke toilet buruk, dan tidak ada fasilitas perpustakaan yang memadai.

Bupati menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan bukan hanya soal kurikulum, tetapi juga infrastruktur. Ia menyampaikan bahwa anggaran rehabilitasi dua sekolah ini akan dialokasikan pada tahun anggaran mendatang.

“Anak-anak kita harus belajar di tempat yang nyaman dan aman, Kami akan memastikan tahun depan perbaikan dilakukan, mulai dari toilet, ruang kelas, hingga perpustakaannya, Ini bagian dari komitmen kami membangun Bengkulu Tengah dari bawah,” kata Bupati di hadapan guru dan wali murid.

Setelah dari sekolah, rombongan bergerak menuju salah satu ruas jalan utama penghubung antar desa di Desa Padang Siring, Jalan tersebut masih berupa tanah dan sangat sulit dilalui, terutama saat musim hujan, Tak hanya itu Bupati juga meninjau lokasi rencana pembangunan jembatan di Jalan Raya Desa Lagan Bungin yang rusak akibat derasnya aliran air.

Masyarakat setempat mengeluhkan sulitnya mobilitas dan akses ekonomi akibat kondisi jalan yang rusak, Banyak warga yang terpaksa memutar jalan lebih jauh atau tidak bisa keluar desa ketika musim hujan tiba.
Menanggapi keluhan ini, Bupati langsung memerintahkan dinas terkait untuk segera melakukan kajian teknis dan mempercepat proses perencanaan perbaikan jalan serta pembangunan jembatan.

“Saya sudah minta kepada Dinas PUPR dan Bappeda untuk segera turun ke lapangan, lakukan kajian teknis dan tindak lanjuti secepatnya, Jangan sampai masyarakat terus dirugikan karena akses jalan yang buruk,” tandas Bupati Rachmat.(***)