Wakil Bupati Rejang Lebong Terbang Tandem Paralayang, Dukung Pengembangan Sport Tourism di Danau Mas
Rejang Lebong, Mediasinardunia.com - Langit Danau Mas Harun Bastari (DMHB) mendadak semarak pada Selasa (19/08/2025). Wakil Bupati Dr. H. Hendri Praja SSTP MSi mencoba pengalaman tak biasa: terbang tandem paralayang bersama pilot profesional.
Dari ketinggian, Wabup melayang di udara, menikmati panorama kaki Bukit Kaba dan keindahan kawasan Danau Mas. Sorak sorai pengunjung yang menyaksikan di bawah menjadi latar dari aksi yang bukan hanya sekadar uji nyali, tetapi juga penegasan komitmen pemerintah daerah terhadap pengembangan wisata olahraga. “Kalau bicara sport tourism, kami tidak sekadar seremonial. Kami buktikan langsung bahwa paralayang bisa menjadi daya tarik wisata baru Rejang Lebong,” kata Wabup Hendri Praja usai mendarat.
Sementara itu, Bupati Fikri dan Ketua TP PKK, Intan Larasita Fikri, yang juga hadir di lokasi untuk memastikan kesiapan kedatangan Wamen Dikti dan Saintek, Prof. Stella Cristie PhD, ke Sekolah Unggulan Garuda, awalnya berencana terbang tandem. Namun, karena hari sudah magrib dan cuaca kembali memburuk, instruktur profesional meminta keduanya menunda penerbangan sampai Rabu, 20 Agustus 2025. “Kendala cuaca yang berubah memaksa Pak Bupati dan Ibu untuk menunda terbang tandemnya, meskipun Pak Bupati sudah berganti kostum. Ini demi keamanan. Kemungkinan Pak Bupati terbang besok,” tegas Fauzan Afghan SSos, pengurus Komite Paralayang Indonesia Rejang Lebong.
Bupati Fikri menegaskan bahwa sport tourism akan menjadi strategi penting untuk memperkuat sektor pariwisata daerah. Hadirnya venue paralayang di kawasan DMHB diharapkan mampu menarik lebih banyak wisatawan. “Kami optimistis paralayang akan menjadi magnet wisata baru. Wisatawan yang datang akan menginap, makan di restoran, hingga berbelanja produk UMKM. Dampaknya akan langsung terasa bagi masyarakat,” kata Fikri.
Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan warga sekitar dalam pengelolaan wisata, mulai dari jasa parkir, penyediaan perlengkapan, hingga pelayanan wisatawan. Dengan peresmian venue paralayang serta pengukuhan pengurus Komite Paralayang Indonesia (KPI) Rejang Lebong, kabupaten ini resmi menambah daya tarik baru di sektor wisata. Alam yang indah dipadukan dengan olahraga ekstrem diyakini akan memperkuat posisi Rejang Lebong di peta pariwisata Bengkulu.
Menurut pengurus KPI Rejang Lebong, Fauzan Afghani SSos, animo masyarakat untuk mencoba terbang tandem cukup tinggi. Oleh karena itu, uji coba paralayang akan kembali digelar pada Kamis (21/8). “Instruktur yang mendampingi merupakan pilot berpengalaman dan bersertifikat resmi,” ujar Fauzan yang akrab disapa Chan.