Skip to main content
x
Peningkatan Produksi Pertanian Melalui Diskusi Distribusi Pupuk Subsidi Tahun 2025 di Rejang Lebong, 13/03/2025 (Ari/Mediasinardunia.com)

Peningkatan Produksi Pertanian Melalui Diskusi Distribusi Pupuk Subsidi Tahun 2025 di Rejang Lebong

Rejang Lebong, Mediasinardunia.com - Asosiasi Pengecer Pupuk Bersubsidi (APPB) Rejang Lebong telah menyelenggarakan diskusi tentang distribusi pupuk subsidi untuk tahun 2025.

Diskusi dibuka oleh Asisten II Setdakab, Dr. Asli Samin, S.Kep, M.Kep, dan diikuti oleh 40 pengecer atau kios pupuk subsidi dari 15 kecamatan.

Beberapa narasumber yang turut serta dalam diskusi tersebut antara lain adalah Kadis Pertanian dan Perikanan, Ir. Amrul Eby, MSi, Kasat Reskrim, Iptu. Reno Wijaya, SE, MH, dan Mawardi dari PT Pupuk Indonesia (Persero). Turut hadir juga 2 distributor pupuk subsidi, yaitu Ujang Syarifudin, SE dari Suke Indo Buana Agro (SIBA) dan Zamzami dari CV Samudera Agro Makmur (SAM).

"Peran pupuk sangat penting dalam upaya peningkatan produksi pertanian. Untuk itu, para petani yang belum bergabung dalam kelompok tani diharapkan segera bergabung atau membentuk kelompok tani baru. Hal ini akan memungkinkan petani untuk masuk dalam daftar penerima manfaat pupuk subsidi. Petani memegang peran strategis dalam mendukung program ketahanan pangan," ujar Asli Samin.

Mawardi dari PT Pupuk Indonesia (Persero) menjelaskan bahwa Permentan No 1 Tahun 2025 memberikan subsidi pupuk kepada petani singkong. Dia juga memaparkan pola penebusan pupuk subsidi melalui aplikasi iPubers dan harga pupuk subsidi yang berlaku.

Amrul Eby juga menjelaskan tentang pola penebusan pupuk subsidi di Rejang Lebong yang masih menggunakan sistem lama melalui koordinator penyuluh.

Ketua APPB Rejang Lebong, Sutama S.PKP, menyebutkan tujuan dari diskusi ini adalah untuk mempererat hubungan antara pengecer pupuk subsidi dengan Pemkab dan aparat hukum terkait distribusi pupuk subsidi. Mereka juga menyosialisasikan Permentan No. 4 Tahun 2025 yang mengatur alur distribusi pupuk bersubsidi.