Skip to main content
x
Pemkab Kaur Gelar Rapat Koordinasi Persiapan Idul Fitri 2026, 10/03/2026 (Diky/Mediasinardunia.com)

Pemkab Kaur Gelar Rapat Koordinasi Persiapan Idul Fitri 2026, Lokasi Sholat di Kecamatan Maje Masih Dipilihkan

Kaur, Mediasinardunia.com – Pemerintah Kabupaten Kaur menggelar rapat koordinasi terkait persiapan pelaksanaan Shalat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026. Rapat yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kaur, Nasrul Rahman, dihadiri seluruh asisten, staf ahli, serta kepala OPD di lingkungan Pemkab Kaur pada Rabu (10 Maret 2026).
 
Dalam rapat tersebut dibahas berbagai hal teknis terkait pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri, mulai dari lokasi shalat hingga rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan pemerintah daerah. Rapat koordinasi ini bertujuan agar seluruh persiapan berjalan dengan baik dan terkoordinasi.
 
Usai rapat, Sekda Nasrul Rahman menjelaskan bahwa penetapan waktu Hari Raya Idul Fitri masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah pusat. Ia menegaskan Pemkab Kaur akan mengikuti ketetapan terkait penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah.
 
“Terkait waktu pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri, kita masih menunggu surat keputusan dari pemerintah. Setelah itu baru akan dipastikan secara resmi pelaksanaannya,” ucap Nasrul Rahman.
 
Sementara itu, lokasi pelaksanaan Shalat Idul Fitri bagi Bupati, Wakil Bupati, dan jajaran pemerintah daerah direncanakan dipusatkan di Kecamatan Maje. Namun, desa yang menjadi lokasi masih dalam tahap penentuan.
 
Sekda menyebutkan terdapat tiga desa yang menjadi alternatif, yakni Desa Arga Mulya, Desa Tanjung Agung, dan Desa Air Long. Penetapan lokasi akhir akan ditentukan setelah pembahasan lanjutan dan pertimbangan teknis.
 
“Untuk lokasi sholat Idul Fitri bagi Bupati dan jajaran direncanakan di Kecamatan Maje. Namun untuk desanya masih belum ditetapkan, saat ini ada tiga lokasi yang menjadi rencana yaitu Desa Arga Mulya, Tanjung Agung, dan Air Long,” katanya.
 
Selain sholat Idul Fitri berjemaah, pemerintah daerah juga merencanakan sejumlah kegiatan sosial untuk memeriahkan hari besar umat Islam. Di antaranya adalah sosialisasi dan penyaluran bantuan bagi anak yatim serta bantuan untuk masjid yang menjadi lokasi sholat.
 
“Kita berharap melalui kegiatan tersebut dapat meningkatkan kepedulian sosial serta mempererat kebersamaan antara pemerintah daerah dan masyarakat. Saya juga meminta seluruh OPD mendukung kelancaran rangkaian kegiatan yang telah direncanakan,” tuturnya.