Sinergitas dan Kolaborasi: Langkah Tepat Pemerintah Mukomuko dalam Penanggulangan Bencana Gempa dan Tsunami
Mukomuko, Mediasinardunia.com - Pemerintah Kabupaten Mukomuko melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus bergerak cepat dalam upaya mitigasi bencana. Saat ini, BPBD Mukomuko bersama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan pemangku kepentingan lainnya tengah menyusun dokumen rencana kontingensi bencana gempa dan tsunami.
Proses penyusunan dokumen yang dimulai pada 14 Juli 2024 ini memasuki hari ketiga pada hari ini. Dalam prosesnya, tim telah membahas struktur dan peran tim dalam penanggulangan bencana. Penyusunan dokumen ini ditargetkan selesai pada 19 Juli 2024.
Kepala Pelaksana BPBD Mukomuko, Ruri Irwandi, menjelaskan bahwa dokumen ini sangat penting sebagai acuan dan panduan dalam melaksanakan tugas penanggulangan bencana. "Dokumen ini menjadi panduan bagi semua pihak dalam menjalankan tugasnya masing-masing ketika terjadi bencana gempa dan tsunami," ujar Ruri.
Lebih lanjut, Ruri menekankan pentingnya sinergitas dan kolaborasi semua pihak dalam mitigasi bencana. "Diperlukan sinergisitas dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan terkait dalam mitigasi bencana. Dokumen ini menjadi dasar bagi semua pihak untuk bekerja sama secara efektif dan efisien dalam penanggulangan bencana," terangnya.
Mukomuko, sebagai daerah rawan bencana gempa dan tsunami, perlu mempersiapkan penduduk yang tangguh, sumber daya manusia yang siap siaga, dan infrastruktur yang memadai. "Pemkab Mukomuko memang sangat perlu menyiapkan penduduk yang tangguh dengan bencana, dimana sumber daya manusia yang siap melakukan penanggulangan, dan infrastruktur yang memadai untuk penanggulangan bencana," jelas Ruri.
Penyusunan dokumen ini juga menjadi salah satu syarat utama bagi daerah yang membutuhkan dukungan dana pusat. "Dokumen kontingensi bencana ini bisa dikatakan menjadi syarat utama bagi daerah yang membutuhkan support dana pusat. Ini menjadi dasar bahwa kita siap mengelola keuangan untuk kebencanaan. Makanya dokumen ini sangat penting," ujar Ruri.
Sekretaris Daerah Mukomuko, Abdiyanto, menambahkan bahwa penyusunan dokumen ini merupakan langkah awal yang tepat untuk pelaksanaan penanggulangan bencana. "Dengan adanya penyusunan bersama ini akan terbentuk komitmen sehingga dalam melaksanakan tugas akan semakin ringan," kata Sekda.
Penyusunan dokumen ini diharapkan menjadi pedoman dalam penanggulangan darurat bencana, agar pada saat tanggap darurat dapat dikelola dengan cepat dan efektif. Sekda berharap dokumen ini dapat menjadi landasan terwujudnya penanggulangan darurat bencana yang terarah, terencana, terpadu, dan efektif.