Skip to main content
x
menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban (LKPj) Walikota tahun 2022 pada paripurna yang digelar Selasa (2/5/23), Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi juga menyampaikan capaian-capaian Pemerintah Kota Bengkulu selama periode 2018-2023. Foto (Diky/mediasi ardunia com)

Wawali Sampaikan Capaian Pemkot di Paripurna LKPj Walikota Tahun 2022

Kota Bengkulu, mediasinardunia.com -Saat menyampaikan Laporan Pertanggung jawaban Walikota (LKPj) tahun 2022 pada rapat paripurna yang digelar Selasa (2/5/23), Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi juga menyampaikan capaian Pemkot Bengkulu periode 2018-2023.

“Pertama, Alhamdulillah Kota Bengkulu terus berkembang dan kita buat kawasan ekonomi baru yaitu kawasan merah putih. Berkat dukungan dari dewan, kita sudah memiliki balai kota merah putih sebagai pengganti balai kota yang sekarang MPP. Kita juga bersyukur Kota Bengkulu sudah memiliki dua rumah sakit, yaitu RSHD dan RSTG,

Kota Bengkulu
menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban (LKPj) Walikota tahun 2022 pada paripurna yang digelar Selasa (2/5/23), Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi juga menyampaikan capaian-capaian Pemerintah Kota Bengkulu selama periode 2018-2023. Foto (Diky/mediasi ardunia com)

 

” ujar Dedy. Dedy melanjutkan, Kota Bengkulu kini juga memiliki mess pemda di Jakarta yang digunakan hampir setiap hari oleh masyarakat untuk menginap di sana secara gratis.

Selain itu, Kota Bengkulu juga memiliki gedung Mall Pelayanan Publik yang lengkap dan representatif dari eks balaikota. Kemudian, berdasarkan data jalan BPS di Kota Bengkulu, 97 persen dalam kondisi baik. Oleh karena itu, Pemkot tidak lagi mendapatkan dana DAK jalan karena jalan di Kota Bengkulu sudah mulus.

“Sejak 5 tahun lalu, kami juga melanjutkan program 1.000 jalan mulus. Kemudian kami sertakan juga realisasi program program lampu jalan Kemudian, Alhamdulillah selama 4 tahun berturut-turut mendapatkan WTP dan kembali WTP kelima,” ujar Dedy.

. Termasuk angka kemiskinan dan angka stunting di Kota Bengkulu yang juga menurun. Angka stunting di Kota Bengkulu juga turun drastis, dari saat ini 22 persen menjadi 12 persen. Artinya mengalami penurunan sebesar 10 persen,” jelas Dedy.

Dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Supriyanto dan membahas seluruh unsur Forkopimda, Dedy menyebut alokasi anggaran pendapatan tahun 2022 lebih dari Rp 1,2 triliun. Kemudian untuk alokasi APBD sebesar Rp. 1,2 triliun lebih. Untuk pembiayaan daerah, Rp. Penerimaan pembiayaan 60 miliar dan Rp. 83 miliar dalam pengeluaran pembiayaan.