Wakil Walikota Dedy Wahyudi Bersama Forkopimda Turun ke Pasar Panorama Pantau Harga Bahan Pokok
Kota Bengkulu, Mediasinardunia.com -Wakil Walikota Dedy Wahyudi bersama unsur Forkopimda turun ke pasar panorama dalam rangka memastikan kestabilan harga bahan pokok, Jumat (7/4). Dalam pantauan tersebut, Wawali menanyakan ke beberapa pedagang untuk mengetahui fluktuasi harga terbaru.
“Kami bersama pak dandim dan pak kapolres turun ke pasar memastikan harga bahan pokok. Dan untuk cabai merah yang tadi Rp 30 ribu, turun menjadi Rp 28 ribu per kilo,” ujar Dedy.
Kemudian harga bawang juga sedikit turun dari sebelumnya Rp 35 ribu per kiogram sekarang Rp 30 ribu. Sedangkan harga telur rata-rata masih normal di angka Rp 50 ribu perkarpet. Selanjutnya harga ayam potong turun dari Rp 32 ribu sekarang Rp 28 ribu. Untuk beras di harga Rp 17-18 ribu percupaknya.
Ia menerangkan sebagian besar bahan pokok mengalami penurunan harga namun ada sedikit kenaikan harga untuk minyak goreng, tetapi masih kategori wajar.
Menurut Dedy, kestabilan harga bahan pokok ini merupakan hasil dari kerjasama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Bengkulu. Dan sudah banyak menciptakan inovasi serta strategi dalam mencegah inflasi.
“Tidak terlepas dari Satgas pangan yang sudah bersama-sama kita lakukan berbagai upaya untuk mngantisipasi lonjakan harga,” ungkapnya.
Pemantauan ini akan terus berlangsung hingga jelang lebaran mendatang, dan jika ada kenaikan yang tidak wajar maka pihaknya akan melakukan intevensi harga. Salah satunya contohnya menyiapkan bazar murah di setiap kecamatan.
“Tentu jika permintaan banyak maka diikuti dengan kenaikan harga. Maka kita akan kontrol agar ini bisa tetap stabil, mungkin nanti ada pembagian sembako gratis atau tetap dijual tapi harga murah,” tandasnya.
Ditambahkan Kepala Disperdagrin, Bujang HR melalui Kabid Pengembangan Perdagangan Erika Ariesanti mengatakan saat ini harga kebutuhan sembako masih dalam kondisi normal, seperti harga beras dibeberapa pasar rata-rata Rp 13.700 ribu/kg nya, begitu juga dengan kebutuhan pokok lainnya yang harganya masih diatas rata-rata normal.
“Stok sembako kita hingga lebaran mendatang masih aman dan tidak ada masalah, asal tidak ada spekulan yang bermain, maka kebutuhan masyarakat akan sembako tetap mencukupi,” imbuhnya.
Menjelang lebaran pihak Disperdagrin akan melakukan pemantauan ke lapangan, memantau kenaikan kebutuhan pokok. Paling tidak dari pemantauan itu bisa menutup celah spekulan yang sengaja ingin mencari untung dalam kondisi menjelang lebaran nantinya.
“Jangan sampai ada spekulan yang ingin memanfaatkan situasi ini, kita pun akan tetap awasi di lapangan secara rutin,” tutupnya.(***)