Skip to main content
x
Intervensi penurunan stunting di Bengkulu perlu peran serta banyak pihak. Karena ini adalah permasalahan bersama," kata Herwan, Sabtu (6/5/23). Foto(diky/mediasinardunia.com)

Terapkan Pola Hidup Sehat untuk Cegah Stunting

Bengkulu - Mediasinardunia.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat dan makan gizi seimbang untuk menurunkan angka stunting di daerah ini. Sebab stunting atau kekurangan gizi kronis pada anak merupakan masalah kesehatan yang masih menjadi perhatian serius di Bengkulu. 

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni mengatakan, intervensi penurunan stunting di Bengkulu perlu peran serta banyak pihak. Karena permasalahan stunting tidak bisa diselesaikan oleh pemerintah Provinsi Bengkulu saja.

"Intervensi penurunan stunting di Bengkulu perlu peran serta banyak pihak. Karena ini adalah permasalahan bersama," kata Herwan, Sabtu (6/5/23).

Menurut data dari data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Kementerian Kesehatan, angka stunting di Bengkulu pada tahun 2022, tercatat sekitar 19,8 persen. Artinya ada sebesar 19,8 persen anak di daerah ini mengalami stunting.

"Angka stunting kita masih cukup tinggi, kita berharap ini bisa ditekan hingga zero stunting," tuturnya.

Herwan menyatakan, pihaknya sudah melakukan berbagai upaya untuk menekan angka stunting di Bengkulu. Salah satunya dengan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pemberian nutrisi yang tepat pada anak. Namun, upaya ini belum cukup jika tidak ada dukungan dari semua pihak.

"Kita membutuhkan peran serta masyarakat dalam menurunkan angka stunting di Bengkulu. Pemberian nutrisi yang tepat pada anak adalah tanggung jawab semua orang, bukan hanya orang tua atau pihak kesehatan," ujar Herwan.

Herwan juga menambahkan, selain dukungan dari masyarakat, peran serta dari pihak swasta dan pemerintah juga sangat penting dalam menurunkan angka stunting di Bengkulu. 

"Kita butuh dukungan dari semua pihak, termasuk perusahaan swasta dan pemerintah daerah, untuk melakukan program-program yang dapat menekan angka stunting di Bengkulu," imbuhnya.

Sebagai upaya untuk menurunkan angka stunting di Bengkulu, Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu telah melakukan berbagai program, seperti pemberian makanan tambahan untuk anak balita dan ibu hamil, serta peningkatan akses sanitasi dan air bersih. Namun, program-program ini masih membutuhkan dukungan dari semua pihak agar dapat berjalan dengan maksimal.

"Kita membutuhkan peran serta masyarakat dalam menurunkan angka stunting di Bengkulu. Pemberian nutrisi yang tepat pada anak adalah tanggung jawab semua orang, bukan hanya orang tua atau pihak kesehatan," tutupnya.(**)