Zainal Ungkapkan Hasil Kunjungan ke Jawa Barat Dalam Penyusunan Tatib
Bengkulu, Mediasinardunia.com - Anggota DPRD Provinsi Bengkulu dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Kepahiang, Zainal, mengungkapkan hasil kunjungan kerjanya ke DPRD Provinsi Jawa Barat. Dalam kunjungan kerja yang dilakukan Zainal mencatat beberapa perbedaan dalam tata tertib (tatib) antara DPRD Jawa Barat dan DPRD Bengkulu, yang menurutnya dapat menjadi pembelajaran untuk peningkatan kinerja di Bengkulu.
Zainal menjelaskan bahwa tata tertib DPRD Jawa Barat lebih rinci dan terperinci dalam mengatur tugas-tugas pimpinan dan anggota dewan. Salah satu poin yang disoroti adalah pembagian tugas pimpinan dewan di Jawa Barat, yang lebih jelas dan terorganisir dibandingkan dengan DPRD Provinsi Bengkulu.
“Yang pertama terkait dengan tugas pimpinan. Di sana, wakil-wakil ketua diberikan kewenangan untuk menjadi koordinator Alat Kelengkapan Dewan (AKD), sedangkan di DPRD Bengkulu selama ini belum ada mekanisme seperti itu,” ungkap Zainal.
Selain itu, Zainal juga menyoroti adanya kegiatan penunjang bagi anggota dewan di DPRD Jawa Barat, yang belum diterapkan di DPRD Bengkulu. Salah satu kegiatan tersebut adalah sosialisasi peraturan daerah (sosper) yang dinilai penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap peraturan-peraturan yang telah disahkan.
“Mereka ada kegiatan penunjang seperti sosper dan beberapa kegiatan lain yang kita di Bengkulu belum ada. Ini tentu bisa menjadi contoh bagi kita agar kegiatan penunjang tersebut bisa diaplikasikan untuk mendukung kinerja anggota dewan di sini,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Zainal juga menggarisbawahi perbedaan dalam pembahasan anggaran. Di DPRD Jawa Barat, pembahasan anggaran sebelum proses Pra Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) lebih komprehensif. Pembahasan dilakukan di tingkat komisi terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan diskusi di fraksi bersama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
“Mereka sebelum Pra KUA-PPAS ada pembahasan di komisi dulu, kemudian ada juga di fraksi bersama OPD terkait. Hal ini sangat membantu dalam penyusunan anggaran yang lebih efektif dan efisien. Sementara di DPRD Bengkulu, mekanisme tersebut belum dijalankan secara penuh,” tambah Zainal.
Menurut Zainal, pola pembahasan anggaran yang dilakukan DPRD Jawa Barat bisa menjadi referensi bagi DPRD Bengkulu untuk memperbaiki tata kelola anggaran, sehingga prosesnya lebih sistematis dan tepat sasaran.
Sebagai anggota DPRD dari Fraksi Kesejahteraan Kebangkitan, Zainal berharap hasil kunjungan kerja ini bisa diterapkan dalam penyusunan dan pembahasan tata tertib DPRD Bengkulu yang sedang berlangsung. Menurutnya, beberapa poin yang diadopsi dari DPRD Jawa Barat bisa memberikan dampak positif dalam meningkatkan kinerja DPRD Bengkulu.
“Kita sedang membahas tata tertib ini di Bengkulu, dan saya berharap bisa menyesuaikan beberapa hal dari apa yang kita pelajari di Jawa Barat. Tujuannya jelas, untuk meningkatkan kinerja dewan dan memperbaiki tata kelola pemerintahan daerah,” tutup Zainal.(ADV/Msd)