Skip to main content
x
Viral Baru Dibangun Rusak, DPRD Provinsi Bengkulu Soroti Proyek JSP di Desa Gelumbang

Viral Baru Dibangun Rusak, DPRD Provinsi Bengkulu Soroti Proyek JSP di Desa Gelumbang

Bengkulu, Mediasinardunia.com - Viral di media sosial (medsos) keluhan warga soal proyek Jalan Sentra Produksi (JSP) di Desa Gelumbang Kabupaten Bengkulu Selatan Provinsi Bengkulu baru dibangun rusak.

Video viral keluhan warga tentang pondasi jalan proyek JSP yang rusak ikut disoroti oleh Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Herwin Suberhani. 

Anggota legislatif dari Daerah Pemilihan (Dapil) Bengkulu Selatan dan Kaur ini menilai kerusakan dari pengerjaan pada proyek JSP ini bisa terjadi karena sejumlah faktor.

Sehingga perlu dalam pembangunan ini, dikoordinasikan dengan dinas terkait. 

"Ini masih menjadi ranah pihak rekanan, kita meminta kepada pihak rekanan untuk segera memperbaiki pekerjaan itu. Kita juga mengharapkan dukungan maksimal dari masyarakat terhadap pembangunan proyek tersebut," Pada minggu (8/10/23). 

 

Kota bengkulu

 

"Sehingga proyek yang dibangun Pemprov ini dapat bermanfaat secara menyeluruh terhadap masyarakat," kata Herwin, politisi dari Partai Gerindra ini. 

Apalagi, ia mendengar bahwa kerusakan jalan tersebut dikarenakan miskomunikasi di oknum masyarakat setempat, yang nekat menerobos jalan yang pondasinya masih dalam kondisi basah.

Sehingga memicu kerusakan jalan yang baru saja di bangun tersebut. 

"Jangan sampai nanti masyarakat dan pihak lainnya, tidak mendukung maksimal. Kita berharap pembangunan ini berkesinambungan ke depannya sehingga kita harapkan agar masyarakat bisa bekerjasama untuk pembangunan ini," ajak Herwin. 

Kendati demikian, Herwin tetap mengajak semua pihak, termasuk masyarakat setempat untuk mengawal dan mengawasi pembangunan jalan tersebut.

Apalagi, tujuan pembangunan jalan itu, untuk kepentingan masyarakat di kawasan tersebut. Di samping sebagai sarana mobilisasi hasil perkebunan warga, dan akses transportasi. 

"Silahkan masyarakat melihat, menilai, tapi persoalan nya kita harus realistis. Kalau memang ada kesalahan teknis, kesalahan dalam pekerjaan tersebut maka kita menekankan ke pihak dinas agar segera melakukan kordinasi, tinjau langsung. Sehingga masalah ini jangan sampai jadi boomerang negatif," beber Herwin.(MSD/ADV)