Pemkot Bengkulu Perkuat Cek Kesehatan Gratis, Sasar Seluruh Kelompok Umur dari Bayi hingga Lansia
Bengkulu, Mediasinardunia.com – Pemerintah Kota Bengkulu terus memperkuat pelaksanaan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) atau yang dikenal juga sebagai Cek Kesehatan Gratis (CKG). Langkah ini diambil agar manfaat program dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu, Nelli Hartati, menegaskan bahwa program ini dirancang untuk menyasar seluruh kelompok umur atau berdasarkan siklus hidup masyarakat. Hal ini merupakan upaya strategis untuk meningkatkan deteksi dini kondisi kesehatan warga, mulai dari usia dini hingga lanjut usia.
Menurut Nelli, pemeriksaan kesehatan gratis ini menjadi bagian penting dalam penguatan layanan kesehatan bersifat preventif (pencegahan) dan promotif (pemeliharaan) yang saat ini terus digencarkan oleh pemerintah pusat maupun daerah. Tujuannya adalah agar kondisi kesehatan seluruh masyarakat tetap terjaga dengan baik, sekaligus menjadi bentuk perlindungan maksimal pemerintah bagi warganya.
“Program ini tidak hanya diperuntukkan bagi kelompok tertentu saja, tetapi menyasar seluruh kelompok umur, mulai dari bayi baru lahir hingga lansia. Tujuannya agar kondisi kesehatan masyarakat dapat dipantau sejak dini, sehingga apabila ditemukan masalah, penanganannya bisa dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran,” ujar Nelli pada Rabu (20/5/2026).
Ia menjelaskan, sasaran pemeriksaan dibagi berdasarkan kategori siklus hidup masyarakat. Untuk bayi baru lahir, layanan diberikan bagi usia dua hari hingga 364 hari. Selanjutnya, kelompok balita dan anak prasekolah dengan rentang usia satu sampai enam tahun juga menjadi prioritas pemeriksaan kesehatan berkala guna memantau tumbuh kembang mereka.
Selain itu, program ini turut menyasar anak usia sekolah dan remaja berusia tujuh hingga 17 tahun melalui skema pemeriksaan kesehatan yang nantinya akan terintegrasi dengan satuan pendidikan, baik di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan maupun Kementerian Agama. Sementara bagi kelompok dewasa berusia 18 hingga 59 tahun, pemeriksaan difokuskan untuk mendeteksi dini berbagai penyakit tidak menular, yang saat ini banyak dialami oleh masyarakat usia produktif.
Tidak berhenti di situ, kelompok lanjut usia di atas 60 tahun juga menjadi perhatian utama pemerintah melalui pemeriksaan kesehatan rutin. Hal ini dilakukan guna memastikan kualitas hidup para lansia tetap terjaga dan terawat dengan baik. Nelli menegaskan, program PKG atau CKG ini merupakan bentuk nyata penerapan Integrasi Layanan Primer (ILP), yang menjadi bagian dari transformasi besar layanan kesehatan nasional.
Menurutnya, pendekatan berbasis siklus hidup ini sangat penting agar pelayanan kesehatan dapat diberikan secara menyeluruh, berkelanjutan, dan berkesinambungan kepada seluruh elemen masyarakat.
“Melalui pemeriksaan kesehatan gratis ini, kami ingin masyarakat semakin sadar akan pentingnya melakukan pemeriksaan rutin. Jadi pola pikirnya diubah, jangan hanya datang ke fasilitas kesehatan jika sudah merasa sakit saja,” tegasnya.
Hingga saat ini, capaian pelaksanaan program CKG di Kota Bengkulu masih berada di angka 2,07 persen. Pemerintah Kota Bengkulu menargetkan angka capaian tersebut dapat terus meningkat secara signifikan hingga mampu memenuhi target nasional yang ditetapkan pada akhir tahun 2026 mendatang.
Untuk memperluas cakupan layanan dan mempercepat pencapaian target, Dinas Kesehatan Kota Bengkulu juga akan melakukan kunjungan langsung dan sosialisasi ke berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), lingkungan sekolah, hingga fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama yang ada di wilayah Kota Bengkulu. Melalui sinergi lintas sektor ini, Pemerintah Kota Bengkulu berharap program pemeriksaan kesehatan gratis dapat berjalan secara optimal dan manfaatnya benar-benar terasa hingga ke seluruh lapisan masyarakat.