Skip to main content
x
Bupati Bengkulu Utara Hadiri Pembukaan APKASI Otonomi Expo 2025, 28/08/2025 (Ari/Mediasinardunia.com)

Bupati Bengkulu Utara Hadiri Pembukaan APKASI Otonomi Expo 2025

Argamakmur, Mediasinardunia.com - Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, S.E., M.A.P., menghadiri secara langsung acara pembukaan APKASI Otonomi Expo 2025 yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) pada Kamis (28/8). Acara bergengsi tahunan ini secara resmi dibuka oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Dengan mengusung tema “Produk Lokal Mengglobal,” APKASI Otonomi Expo 2025 menjadi wadah strategis bagi pemerintah kabupaten di seluruh Indonesia untuk mempromosikan potensi daerah, terutama di sektor unggulan seperti UMKM, pariwisata, pertanian, dan industri kreatif. Expo ini berlangsung selama lima hari, dari tanggal 27 hingga 31 Agustus 2025.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Arie Septia Adinata juga meninjau langsung stand pameran Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara yang turut berpartisipasi dalam expo ini. Stand tersebut menampilkan berbagai produk unggulan khas Bengkulu Utara, termasuk hasil pertanian seperti biji kopi, serta olahan makanan seperti keripik pisang Enggano, baytat, dan pisang lilit. Selain itu, terdapat pula kerajinan tangan dari lidi sawit dan Batik Kagango yang menjadi kebanggaan daerah.

“Kehadiran kita di APKASI Otonomi Expo ini merupakan ajang penting untuk memperkenalkan potensi dan produk lokal Bengkulu Utara ke tingkat nasional, bahkan internasional. Kami ingin memastikan bahwa produk-produk kami dapat bersaing dan mendapatkan tempat di pasar global,” ungkap Bupati Arie di sela-sela kunjungannya.

Pada kesempatan ini, Pemkab Bengkulu Utara juga berhasil melaksanakan MoU dengan buyer dari Jepang dan perusahaan Indonesia yang bermitra dengan perusahaan Jerman. Partisipasi aktif Pemkab Bengkulu Utara dalam APKASI Otonomi Expo 2025 menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam mendorong kemajuan ekonomi berbasis kearifan lokal, serta memperluas jaringan kerja sama antar daerah dan dengan pelaku usaha UMKM lokal.