Skip to main content
x
Penyaluran Cadangan Beras Pemerintah Melalui Program SPHP Capai 18.200 Ton di Bengkulu, 16/10/2024 (Ari/Mediasinardunia.com)

Penyaluran Cadangan Beras Pemerintah Melalui Program SPHP Capai 18.200 Ton di Bengkulu

Bengkulu, Mediasinardunia.com - Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Bengkulu mencatat bahwa penyaluran Cadangan Beras Pemerintah (CBP) melalui Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) telah mencapai 18.200 ton hingga awal Oktober 2024.

Program ini ditujukan kepada pengecer tradisional, ritel modern, dan jaringan Rumah Pangan Kita (RPK) di seluruh Provinsi Bengkulu untuk menjaga stabilitas harga beras di pasaran menjelang akhir tahun.

"Total beras SPHP yang telah didistribusikan mencapai 18.200 ton, atau sekitar 93 persen dari target tahunan sebesar 20 ribu ton," ungkap Dodi Syahrial, Kepala Perum Bulog Kanwil Bengkulu.

Dodi menjelaskan bahwa program ini merupakan upaya pemerintah melalui Badan Pangan Nasional untuk menjaga ketersediaan pangan, terutama beras, agar tetap terjangkau oleh masyarakat.

"Program SPHP adalah bagian dari strategi pemerintah untuk menstabilkan harga beras agar tetap terjangkau oleh masyarakat. Sekaligus memastikan pasokan tetap tersedia di pasaran," ujarnya.

Dodi menegaskan bahwa Bulog bertujuan untuk menstabilkan harga beras di pasaran melalui penyaluran beras SPHP, yang mengalami kenaikan akibat beberapa faktor termasuk musim kemarau yang berdampak pada produksi beras lokal.

"Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional menetapkan target 20 ribu ton beras untuk disalurkan oleh Bulog Bengkulu sepanjang tahun 2024. Meskipun realisasi penyaluran mendekati target, distribusi beras SPHP akan terus dilakukan jika permintaan pasar meningkat," jelas Dodi.

Dodi juga mengonfirmasi penyesuaian harga eceran tertinggi (HET) beras SPHP yang mengalami kenaikan dari Rp 11.500 per kilogram menjadi Rp 13.100 per kilogram berdasarkan Surat Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Nomor 157 Tahun 2024.

Penyesuaian ini diharapkan dapat menyesuaikan dengan kondisi pasar dan tetap menjaga daya beli masyarakat agar beras tetap terjangkau di berbagai titik distribusi Bulog Bengkulu.

Bulog bekerja sama dengan pemerintah daerah dan Badan Pangan Nasional untuk memonitor harga dan memastikan penyaluran beras SPHP berjalan lancar hingga akhir tahun. Program ini bertujuan untuk menjaga kestabilan harga dan pasokan beras dengan mendistribusikannya di pasar tradisional, ritel modern, dan melalui jaringan RPK.

"Kami berkomitmen untuk terus menjaga ketersediaan stok beras melalui Cadangan Beras Pemerintah dan stok komersial yang ada. Dengan program ini, kami optimistis mampu menjaga harga tetap stabil, mengurangi dampak inflasi, dan memastikan pasokan beras mencukupi hingga pergantian tahun," tegas Dodi.