Asisten I Setkab Lebong Jadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-96
Lebong, Mediasinardunia.com - Udara pagi di halaman Kantor Bupati Lebong terasa lebih hangat dari biasanya. Upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-96 yang digelar Pemkab Lebong berlangsung dengan penuh semangat dan nuansa kebangsaan yang kental.
Yang membuat peringatan tahun ini terasa istimewa adalah bahwa seluruh petugas upacara berasal dari perwakilan organisasi kepemudaan se-Kabupaten Lebong. Ini menjadi simbol kuat bahwa pemuda bukan hanya objek, tetapi subjek utama dalam pembangunan bangsa. Bertindak sebagai inspektur upacara, Asisten I Setkab Lebong, Reko Haryanto, S.Sos, M.Si, membacakan amanat dari Menteri Pemuda dan Olahraga RI.
Dalam sambutannya, Reko menyampaikan bahwa peringatan Hari Sumpah Pemuda kali ini memiliki makna strategis karena bertepatan dengan masa transisi pemerintahan nasional menuju visi besar Indonesia Emas 2045.
“Pemuda adalah pemilik masa depan. Mereka adalah penggerak utama dalam mewujudkan cita-cita pembangunan, termasuk dalam menyukseskan agenda global SDGs (Sustainable Development Goals),” kata Reko.
Ia juga memaparkan capaian Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) tahun 2024 yang berada di angka 56,33 persen, dengan rincian sebagai berikut:
- Pendidikan: 70,00%
- Kesehatan dan Kesejahteraan: 65,00%
- Gender dan Diskriminasi: 53,33%
- Lapangan dan Kesempatan Kerja: 45,00%
- Partisipasi dan Kepemimpinan: 43,33%
Menurutnya, peningkatan IPP harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan pemerintah, swasta, akademisi, hingga media massa. Tema tahun ini, “Maju Bersama Indonesia Raya”, menekankan pentingnya sinergi antara pusat dan daerah dalam pelayanan kepemudaan.
“Peran pemerintah daerah sangat penting dalam mendorong pelayanan kepemudaan yang inklusif dan berkelanjutan melalui kebijakan serta Rencana Aksi Daerah (RAD),” tambah Reko.
Usai upacara, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Lebong, Riki Irawan, S.Sos, M.Si, turut memberikan pesan kepada generasi muda. Ia mendorong pemuda Lebong untuk berani berinovasi dalam berbagai bidang, termasuk sektor olahraga dan pariwisata.
“Contohnya, pemuda bisa mengambil inisiatif untuk mengembangkan olahraga lokal sebagai bentuk nyata partisipasi dalam pembangunan daerah,” ujar Riki.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-96 ini bukan sekadar seremoni. Di Lebong, ini adalah panggilan bagi seluruh pemuda untuk bangkit, berkarya, dan menjadi agen perubahan menuju masa depan yang lebih gemilang.