Skip to main content
x
Wabup Gustianto Pimpin Forum UHC, 15/04/2026 (Ari/Mediasinardunia.com)

Wabup Gustianto Pimpin Forum UHC, Tekankan Sinergi Capai Target 2026

Seluma, Mediasinardunia.com – Pemerintah Kabupaten Seluma terus menunjukkan keseriusannya dalam mewujudkan layanan kesehatan yang inklusif bagi seluruh masyarakat. Hal ini ditandai dengan digelarnya Forum Komunikasi Pemangku Kepentingan yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Seluma, Drs. H. Gustianto, pada Rabu (15/04/2026) di Ruang Rapat Bupati Seluma.
 
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam merumuskan strategi percepatan pencapaian Universal Health Coverage (UHC) tahun 2026. Forum ini menghadirkan berbagai unsur penting, mulai dari jajaran pemerintah daerah hingga lembaga penyelenggara jaminan kesehatan dan pemangku kepentingan terkait lainnya.
 
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa keberhasilan UHC tidak dapat dicapai secara parsial, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh pihak. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor guna memastikan seluruh masyarakat Seluma mendapatkan akses layanan kesehatan yang layak.
 
“Sinergi adalah kunci utama. Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. Semua pihak harus bergerak bersama agar target UHC benar-benar bisa terwujud,” ujar Gustianto.
 
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Seluma H. Hendarsyah, S.IP., M.T., para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu dan Kabupaten Seluma, serta berbagai elemen terkait lainnya.
 
Forum komunikasi ini tidak hanya menjadi ajang diskusi, tetapi juga ruang koordinasi strategis untuk menyelaraskan kebijakan dan program. Berbagai isu krusial dibahas, mulai dari peningkatan cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN-KIS), tingkat keaktifan peserta, hingga akurasi data kependudukan.
 
Pemerintah Kabupaten Seluma menegaskan komitmennya mendukung penuh program JKN-KIS melalui langkah konkret, seperti optimalisasi pendataan, peningkatan sosialisasi, serta penguatan regulasi. Selain itu, pemutakhiran data secara berkala menjadi perhatian utama untuk memastikan seluruh masyarakat, terutama kelompok rentan, dapat memperoleh manfaat layanan secara maksimal.
 
Dalam forum tersebut, para peserta juga menyampaikan berbagai tantangan di lapangan, mulai dari masyarakat yang belum terdaftar, kendala administratif, hingga keterbatasan akses di wilayah tertentu. Namun, seluruh pihak sepakat mencari solusi bersama melalui pendekatan yang lebih terintegrasi.
 
Hasil pertemuan ini diharapkan melahirkan langkah-langkah strategis yang aplikatif dan tepat sasaran, yang dapat segera diimplementasikan demi mempercepat pencapaian target UHC. Upaya ini juga menjadi bagian dari komitmen meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
 
Pemkab Seluma optimistis, melalui kerja sama yang solid, target UHC tahun 2026 bukan hal yang mustahil untuk dicapai. Langkah ini sekaligus menjadi fondasi penting mewujudkan daerah yang sehat, produktif, dan sejahtera.