Anggaran Perjadin di Sekretariat DPRD BU Untuk Pelsiran?
BU, Mediasinardunia.com - Sengkarut pengelolaan anggaran, menyasar di Sekretariat DPRD Bengkulu Utara (BU). Belum usai persoalan anggaran publikasi media massa. Dimana kabar jalur titipan dan praktik monopoli anggaran menyeruak, usai terjadi protes oleh sejumlah pemilik perusahaan media.
Kini giliran anggaran perjalanan dinas (Perjadin), menjadi konsumsi hangat dikalangan pemerhati. Dimana terungkap, Sekretariat DPRD BU mengalokasikan kebutuhan anggaran untuk perjalanan dinas mencapai diangka Rp 8 miliar lebih.
"Data total anggaran perjalanan dinas Sekretariat DPRD Bengkulu Utara tahun ini, terbilang fantastis. Jelas Instruksi Presiden Prabowo soal efisiensi anggaran. Tapi yang terjadi di instansi ini, malah jomplang sekali," cetus praktisi hukum, Hadymon, SH, MH.
Advokad ini menilai, besaran anggaran untuk perjalanan dinas itu tentu rentan terjadi praktik penyimpangan. Sehingga perlu diawasi secara konkret. Baik lembaga masyarakat dan khususnya institusi hukum di daerah.
"Dana sebesar itu apa betul untuk kegiatan kedinasan. Serta manfaat setelah menjalankan perjalanan dinas, seperti apa. Apa jangan-jangan untuk plesiran," tegasnya.
Pemerhati lainnya, Reko, SH menilai pengeluaran anggaran untuk kegiatan luar kantor tentu harus dilandasi manfaat ke masyarakat.
"Berbicara kegiatan dinas luar, ya semestinya harus ada hasil materi untuk diaplikasikan di daerah. Namun biasanya yang terjadi, kegiatan perjalanan dinas hanya sekadar dalih untuk cari tambahan finansial oknum tertentu," singkatnya.
Hanya saja hingga berita ini diekspose, belum ada klarifikasi oleh pihak Sekretariat DPRD BU. Kendati media ini telah berupaya untuk mengkonfirmasi, perihal anggaran perjalanan dinas yang bernilai fantastis tersebut.(Joni)