Skip to main content
x
Sumber, Dampak, dan Upaya Penanggulangan Lingkungan sebagai tempat tinggal dan berinteraksi bagi makhluk hidup, juga sebagai penyedia sumber daya yang dapat mendukung kesejahteraan masyarakat, Jum'at 18/10/24.(Diky/Mediasinardunia.com)

Pencemaran Tanah di Bengkulu:Sumber, Dampak, dan Upaya Penanggulangan untuk Kesehatan Lingkungan Hidup

Bengkulu, Mediasinardunia.com - Sumber, Dampak, dan Upaya Penanggulangan Lingkungan sebagai tempat tinggal dan berinteraksi bagi makhluk hidup, juga sebagai penyedia sumber daya yang dapat mendukung kesejahteraan masyarakat. Aktivitas manusia dalam pengelolaan lingkungan kurang memperhatikan kebersihan dan kurangnya kepedulian dapat menimbulkan masalah lingkungan. Salah satu akibatnya terjadi pencemaran tanah. Pencemaran ini dapat memberikan dampak buruk kepada makhluk hidup terutama kesehatan. Sehingga perlu untuk membekalkan sikap literasi lingkungan. Peran pendidik dalam hal ini bisa dengan mengintegrasikan konteks pencemaran dan pengelolaan lingkungan kedalam topik pembelajaran. Penelitian ini dilakukan dengan observasi langsung di lapangan untuk memperoleh data kuantitatif pencemaran tanah terhadap beberapa objek di Kota Bengkulu. Sumber pencemaran tanah dapat berasal dari beberapa hal yaitu: Limbah industri, Limbah rumah tangga, Pestisida dan pupuk kimia, Bahan bakar fosil, limbah medis,. Pencemaran ini tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengancam Kesehatan manusia dan kehidupan mahkluk hidup lainnya.

Sumber-sumber pencemaran:

1. Limbah industri: Akibat limbah industri di Bengkulu, seperti di daerah lain, dapat menimbulkan berbagai dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat. Beberapa akibat yang mungkin terjadi adalah: Pencemaran air tanah, kerusakan ekosistem,penurunan kualitas tanah, penurunan kualitas udara gangguan mata pencaharian.

2. Limbah Rumah tangga yang tidak dikelola dengan baik, seperti sampah plastik, deterjen, dan bahan kimia rumah tangga lainnya, dapat mencemari air tanah dan sungai. Pencemaran ini dapat mengurangi kualitas air bersih yang dibutuhkan masyarakat dan merusak kesuburan tanah.

3. Penggunaan pestisida dan bahan kimia pertanian di Bengkulu dapat menyebabkan sejumlah dampak negatif terhadap lingkungan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat. Pencemaran Tanah dan Air: Pestisida dan pupuk kimia yang digunakan dalam pertanian dapat meresap ke dalam tanah dan mencemari air tanah serta aliran sungai. Pencemaran ini dapat mengurangi kualitas air bersih yang digunakan oleh masyarakat dan merusak kesuburan tanah, mengganggu keseimbangan ekosistem pertanian.

4. Penggunaan dan aktivitas terkait bahan bakar, terutama bahan bakar fosil, di Bengkulu dapat menimbulkan berbagai dampak negatif terhadap lingkungan, kesehatan, dan ekonomi Masyarakat. Beberapa dampak akibat bahan bakar fosil yaitu Pencemaran udara, perubahan iklim, dampak Kesehatan menurun, kerusakan lingkungan laut, pencemaran tanah, dampak ekonomi, kerusakan ekosistem dan kehutanan.

5. Limbah medis yang tidak dikelola dengan baik Di Bengkulu atau ditempat lainnya dapat menimbulkan Dampak negative terhadap lingkungan dan Kesehatan Masyarakat. Limbah medis, terutama yang mengandung bahan kimia berbahaya dan zat infeksius, dapat mencemari tanah, air, dan udara jika tidak dibuang atau dikelola dengan benar. Limbah ini dapat merusak ekosistem lokal dan mencemari sumber daya alam yang digunakan masyarakat.

Dampak Pencemaran:

Keracunan: Paparan logam arsenik, merkuri, dan zat beracun lainnya dari tanah yang tercemar dapat menyebabkan keracunan.

Kanker: Paparan logam arsenik, merkuri, dan zat beracun lainnya dari tanah yang tercemar dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker.

Gangguan kesehatan: Polutan tanah dapat memengaruhi berbagai organ, seperti paru-paru, kulit, usus, hati, dan ginjal.

Tanaman sulit tumbuh: Tanah yang tercemar dapat menyebabkan tanaman sulit tumbuh.

Penurunan hasil pertanian: Pencemaran tanah dapat berdampak buruk pada hasil pertanian.

Upaya penanggulangan

a. Pengolahan Limbah industri: Pabrik dapat menerapkan teknologi pengolahan limbah di tempat sebelum limbah dibuang. Teknologi ini meliputi filtrasi, netralisasi bahan kimia, atau penggunaan bakteri untuk menguraikan limbah organik.

b. Pemilahan Limbah rumah tangga: Edukasi masyarakat untuk memisahkan sampah organik, non-organik, dan berbahaya di rumah tangga. Dengan memilah sampah sejak awal, daur ulang dan pengolahan lebih lanjut menjadi

lebih mudah dan efisien. Pengurangan Sampah (Reduce): Mendorong masyarakat untuk mengurangi penggunaan barang sekali pakai, seperti plastik, dengan beralih ke produk yang dapat digunakan kembali. Selain itu, membeli produk dengan kemasan minimal juga dapat membantu mengurangi limbah.

C. Limbah pestisida dan bahan kimia harus disimpan di tempat yang aman, tertutup, dan jauh dari jangkauan manusia, hewan, serta sumber air. Penyimpanan ini harus memenuhi standar keselamatan untuk menghindari kebocoran atau kontaminasi. Pengolahan dan Pemusnahan Limbah pestisida dan bahan kimia berbahaya harus diolah menggunakan teknologi khusus, seperti Insinerator suhu tinggi atau teknologi bioremediasi. Cara lain adalah dengan mengirimkan limbah tersebut ke fasilitas pengolahan limbah berbahaya yang tersertifikasi. Kampanye Kesadaran Lingkungan:

Melaksanakan kampanye untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya limbah pestisida dan pentingnya pengelolaan yang benar, termasuk bahaya yang dapat ditimbulkan oleh limbah berbahaya bagi kesehatan manusia dan lingkungan.

d. Mengingat Bengkulu memiliki potensi sinar matahari yang baik, pemerintah dan masyarakat dapat mendorong pemasangan panel surya di rumah tangga, gedung pemerintahan, dan fasilitas publik untuk menghasilkan energi listrik secara mandiri

e. Penerapan Peraturan Ketat: Pemerintah daerah harus menetapkan peraturan yang ketat mengenai pengelolaan limbah medis dan sanksi bagi fasilitas kesehatan yang tidak mematuhi peraturan tersebut.

Penulis: Romauli Pardede

Email: romaulip456@gmail.com

: Prof, Dr,Ir. Riwandi,MS

Penulis merupakan mahasiswi Program studi ilmu tanah Universitas Bengkulu