Skip to main content
x
Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi saat meninjau peserta Lomba PJAS Aman tingkat Nasional, Jumat (26/5/23).

Pemkot Bengkulu Dorong Sekolah Canangkan Program PJAS Aman

Bengkulu - Mediasinardunia.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu mendorong sekolah yang ada di daerah ini dapat menerapkan program kantin dan jajanan sehat sejalan dengan adanya Program Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) Aman yang diadakan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Bengkulu.

"Saya berharap seluruh sekolah yang ada di daerah ini mulai membuat kantinnya sendiri dengan penyediaan jajanan pangan siswa yang sehat dan bergizi. Tentunya berdasarkan standar PJAS Aman yang ditetapkan BPOM," kata Wakil Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, Jumat (26/5/23).

Dengan adanya lomba PJAS Aman tingkat Nasional yang diikuti salah satu sekolah di Kota Bengkulu, diharap dapat menjadi penggerak bagi sekolah-sekolah lain untuk memulai menerapkan kantin sehat dan makanan bergizi.

"Silahkan sekolah lain bisa melakukan studi tiru ke sekolah peserta lomba PJAS Aman Nasional ini. Tidak perlu ke luar daerah, karena ini sudah masuk ke tahap verifikasi, maka jelas memenuhi standar yang ditetapkan BPOM," kata Dedy.

Dedy juga mendorong agar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bersama Kementerian Agama Kota Bengkulu melakukan pendampingan terhadap sekolah yang ada sehingga dapat mencanangkan program PJAS Aman.

Dijelaskannya, untuk membuat kantin sekolah sehat yang pertama adalah komitmen dari manajemen sekolah, dimulai dari membetuk Tim Keamanan pangan dan membuat kebijakan tentang pengelolaan kantin terkait pengawasan keamanan dan mutu pangan serta higiene dan sanitasi pengolah dan penyaji pangan.

Selanjutnya bangunan sarana prasarana kantin sekolah juga harus menjadi perhatian antara lain tidak berhadapan langsung dengan WC/Toilet, jauh dari sumber pencemaran (TPS). Bangunan dan lantai terbuat dari bahan yang mudah untuk dibersihkan, ventilasi udara yang memadai. 

Kemudian tersedia air bersih yang cukup untuk mendukung kegiatan kantin, limbah cair dialirkan ke saluran kondisinya bersih dan tidak bau, tersedia tempat cuci tangan yang bersih dilengkapi sabun dan lap pengering, tempat cuci peralatan dilengkapi dengan sabun, lap pengering yang bersih, meja dan kursi makan terjaga kebersihannya dan terlihat bersih, terdapat tempat penyimpanan bahan mentah yang khusus, tidak bercampur dengan makanan yang sudah dimasak.

Lalu pangan disajikan dalam tempat tertutup dan diambil dengan penjepit sehingga terlindungi dari cemaran, jenis pangan menarik dan bervariasi dengan lebih banyak dari bahan buah, puding dan sayur. Memperhatikan kesehatan dan kebersihan, hindari cemaran dengan memakai pakaian pekerja yaitu celemek, tutup kepala, sarung tangan dan masker. 

Juga penanganan, pengolahan dan penyajian pangan serta pengendalian hama, sanitasi tempat dan peralatan harus menjadi perhatian pengawasan tim Keamanan Pangan Sekolah.

"Serta jangan lupa, jauhi penggunaan bahan kimia, benda asing, maupun kelebihan gula dan garam saat mengolah makanan yang akan disajikan ke anak-anak," demikian Dedy.(**)