Skip to main content
x
Pemkab Bengkulu Utara Terima Audiensi Dosen Pembimbing KKN UGM, 09/05/2025 (Ari/Mediasinardunia.com)

Pemkab Bengkulu Utara Terima Audiensi Dosen Pembimbing KKN UGM

Arga Makmur, Mediasinardunia.com - Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara menerima audiensi dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada (UGM), Dr. Ibrahim Rahmat, di ruang rapat Sekretariat Daerah, Jumat (09/05/2025).

Hadir dalam agenda ini adalah Asisten I, Asisten III, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas dan Kabid Pengelolaan Informasi Dinas Komunikasi dan Informatika, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, serta perwakilan OPD terkait dan mahasiswa KKN UGM.

Audiensi ini membahas pelaksanaan program KKN UGM yang akan melibatkan 29 mahasiswa yang ditempatkan di dua desa, yaitu Desa Urai dan Pasar Ketahun. Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara yang diwakili oleh Asisten III Setdakab BU, Dr. H. Agus Haryanto, SE, MM, menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap keterlibatan UGM dalam pembangunan desa.

“Kami sangat menyambut baik kegiatan ini. KKN semacam ini sejalan dengan visi dan misi Pemkab Bengkulu Utara, terutama dalam penguatan desa berbasis potensi dan inovasi. Kami percaya kehadiran mahasiswa akan memberikan energi baru dan ide-ide segar bagi masyarakat dalam menggali potensi lokal yang ada,” tuturnya.

Sementara itu, Dr. Ibrahim menjelaskan bahwa KKN kali ini mengusung tema "Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan Melalui Pengembangan Komoditas Lokal dan Digitalisasi Pariwisata." Para mahasiswa akan mengembangkan program-program berbasis potensi desa yang mencakup sektor ekonomi lokal dan promosi pariwisata berbasis digital.

“Kami ingin kegiatan KKN ini menjadi ajang pembelajaran aktif bagi mahasiswa sekaligus memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat desa. Harapan kami, hasil program ini akan memberikan dampak yang berkelanjutan,” ujar Ibrahim.

Salah satu mahasiswa KKN, Firdaus, juga menyampaikan harapannya agar program kerja yang telah dirancang bisa sejalan dengan arah pembangunan daerah. “Semoga program yang kami jalankan selama KKN ini dapat bersinergi dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara, terutama dalam pemberdayaan masyarakat dan pengembangan potensi desa,” ujar Firdaus.

Kegiatan KKN akan berlangsung selama 50 hari, dimulai dari tanggal 20 hingga 27 Juni untuk observasi lapangan, diikuti dengan pelaksanaan operasional program kerja dari 28 Juni hingga 1 Agustus, dan diakhiri dengan responsi serta penarikan dari 2 hingga 8 Agustus, dengan pendampingan intensif dari DPL serta koordinasi bersama pemerintah desa dan dinas terkait. Audiensi ditutup dengan diskusi teknis mengenai pembagian lokasi, rencana kerja lapangan, dan koordinasi dengan pihak pemerintah desa serta dinas terkait.