Pemkab Rejang Lebong Siapkan Revitalisasi Danau Mas Harun Bastari
Rejang Lebong, Mediasinardunia.com – Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong terus menunjukkan komitmennya dalam memajukan sektor pariwisata daerah. Salah satu langkah nyata yang tengah dipersiapkan adalah rencana revitalisasi objek wisata Danau Mas Harun Bastari (DMHB), yang ditetapkan sebagai salah satu prioritas pembangunan pada tahun 2027.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Rejang Lebong, Dr. H. Hendri, S.STP., M.Si., pada Jumat (17/04/2026), di Rumah Dinas Plt Bupati Rejang Lebong.
Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Rejang Lebong, Iwan Sumantri Badar, S.E., M.M., Kepala Dinas Pariwisata, Riki Irawan, S.Sos., M.Si., para pejabat asisten, kepala Organisasi Perangkat Daerah terkait, perwakilan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Rejang Lebong, Camat Selupu Rejang, Kepala Desa Karang Jaya, serta pihak-pihak terkait lainnya.
Rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari peninjauan langsung yang sebelumnya dilakukan oleh Plt Bupati Hendri ke kawasan tersebut, guna melihat kondisi terkini destinasi wisata unggulan Kabupaten Rejang Lebong itu.
Dalam arahannya, Plt Bupati Hendri menegaskan bahwa revitalisasi Danau Mas Harun Bastari akan menjadi salah satu program prioritas pemerintah daerah pada tahun 2027. Oleh karena itu, seluruh jajaran diminta untuk menyiapkan segala kebutuhan dengan sungguh-sungguh agar rencana tersebut dapat berjalan secara optimal.
“Danau Mas Harun Bastari merupakan aset wisata yang sangat penting bagi Kabupaten Rejang Lebong. Karena itu, seluruh pihak harus bersinergi dan menyiapkan rencana revitalisasi ini dengan serius,” tegas Hendri.
Ia juga meminta kepada seluruh instansi terkait agar segera menyiapkan dokumen pendukung, termasuk kelengkapan administrasi dan perizinan yang dibutuhkan dalam proses pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Rencana revitalisasi ini harus benar-benar dipersiapkan dengan matang, sehingga segala kelengkapan dokumen yang diperlukan dapat dipenuhi dengan baik,” lanjutnya.
Selain itu, Plt Bupati mengharapkan dukungan penuh dari BPN Kabupaten Rejang Lebong sesuai dengan kewenangan yang dimiliki, terutama dalam menangani persoalan pertanahan dan memastikan legalitas lahan di kawasan wisata tersebut.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Rejang Lebong, Riki Irawan, menyampaikan bahwa Danau Mas Harun Bastari merupakan salah satu ikon wisata alam yang memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, sekaligus berperan dalam menjaga keseimbangan lingkungan.
Namun, seiring berjalannya waktu, kondisi kawasan tersebut mengalami penurunan kualitas, baik dari sisi kebersihan, sarana dan prasarana, maupun daya tarik bagi pengunjung. Oleh karena itu, upaya revitalisasi dinilai sebagai langkah yang mendesak dan strategis untuk dilakukan.
“Revitalisasi ini diperlukan agar fungsi utama danau sebagai destinasi wisata unggulan dapat kembali berjalan dengan baik, menjadi tempat yang nyaman, aman, dan menarik bagi pengunjung. Dengan demikian, diharapkan kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah juga dapat meningkat,” ujar Riki.
Perlu diketahui bahwa saat ini kawasan Danau Mas Harun Bastari telah tercatat sebagai aset milik Kabupaten Rejang Lebong, namun pengelolaannya masih berada di bawah kewenangan Balai Wilayah Sungai VIII Sumatera.
Selain itu, Bank Indonesia juga direncanakan akan menyalurkan investasi sebesar Rp92,7 miliar di daerah ini melalui pengembangan paket wisata yang mencakup Danau Mas Harun Bastari, Bukit Kaba, dan Desa Wisata Belitar Seberang.
Dengan adanya rencana revitalisasi ini, Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong berharap Danau Mas Harun Bastari dapat kembali menjadi destinasi wisata andalan yang mampu menarik kedatangan wisatawan, serta memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.