Kabel Lampu PJU Dicuri, Dishub Tingkatkan Pengawasan dan Ajak Masyarakat Menjaga
Kota Bengkulu,- Mediasinardunia.com- Pencurian kabel penerangan jalan umum (PJU) di Kota Bengkulu kembali terulang. Dalam sebulan, banyak kabel PJU yang dilepas dari kotak kontrol.
Temuan kabel yang hilang berdasarkan laporan petugas saat patroli rutin pengecekan kondisi PJU di Kota Bengkulu. Kepala Dinas Perhubungan Kota Bengkulu Hendri Kurniawan membenarkan kabar tersebut. Ia mengatakan, ada temuan di beberapa titik kabel PJU dicuri oleh oknum yang tidak bertanggung jawab hingga menyebabkan lampu padam.
“Ya kabel LPTC di PJU kita banyak yang dicuri. Ada indikasi pencurian itu dilakukan pada siang hari saat mati lampu, jaringan mati listrik, disitu mungkin sudah ditarik atau dicuri dari kontrol box.
Jadi lampunya ada, kabel di dalam tiang kosong," kata Hendri saat ditemui, Minggu (16/4). Hendri juga menjelaskan, kabel PJU teridentifikasi hasil curian.
“Beberapa lokasi sudah teridentifikasi, yakni Tuguhiu, sepanjang Jalan Citandui, Benteng Marlborough, dan depan gereja St John,” jelasnya. Berdasarkan temuan tersebut, Dishub mengajak masyarakat untuk berperan aktif memelihara PJU di wilayahnya. Hal ini dikarenakan keterbatasan SDM di bidang Perhubungan, dan tidak mungkin petugas menyatukan semuanya, apalagi dengan luasnya wilayah Kota Bengkulu.
“Dengan keterbatasan tersebut, kami berharap masyarakat juga ikut berperan dan menjaga PJU yang ada di wilayahnya, dan jika ada orang yang mengganggu PJU selain petugas silahkan lapor. Karena petugas kami memiliki KTP dan pakaian khusus yang berbeda dengan masyarakat pada umumnya,” ujarnya.
"Oleh karena itu, jika warga melihat atau menemukan mereka mohon ditegur, bila perlu laporkan ke RT, RW atau kelurahan setempat agar nanti bisa kita tangkap dan tangkap orang-orang tersebut,
" tulisnya. Selain itu, Hendri juga menjelaskan bahwa petugas dari Dishub rutin melakukan pengecekan PJU di Kota Bengkulu. “Ada 2 petugas kami yang rutin melakukan pengecekan setiap hari. Namun karena besarnya kota ini mereka juga kewalahan. Untuk itu kami mengharapkan partisipasi masyarakat,” tutupnya.