Penguatan Sinergi Pemerintah-Provinsi dan Lembaga Adat di Bengkulu
Bengkulu, Mediasinardunia.com - Sinergi antara pemerintah provinsi dan lembaga adat di Bengkulu terus diperkuat dengan adanya audiensi antara Plt Gubernur Rosjonsyah dan Badan Musyawarah Adat (BMA) Provinsi Bengkulu pada Senin (21/10/2024). Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Plt Gubernur tersebut membahas rencana pemberian gelar adat kepada putra Bengkulu yang berprestasi dalam pembangunan daerah.
Ketua BMA Provinsi Bengkulu, H. S. Effendi, MS, menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk menjalin sinergitas yang lebih erat antara BMA dan pemerintah provinsi. Dalam rangka peringatan hari jadi ke-35 BMA, rencananya akan diberikan gelar adat kepada putra Bengkulu yang memiliki kontribusi positif dalam pembangunan daerah.
Rosjonsyah sebagai Plt Gubernur menerima kunjungan tersebut dengan baik dan menyatakan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan lembaga adat dalam menjaga hukum adat dan ketertiban di Bengkulu. "Melalui BMA, kita dapat menyamakan persepsi dan mencari solusi atas berbagai masalah masyarakat dengan pendekatan adat," ungkapnya.
Diharapkan dengan adanya BMA Provinsi Bengkulu, sinergi antara pemerintah dan lembaga adat dapat ditingkatkan untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Bengkulu. Rosjonsyah juga berharap BMA dapat menjadi wadah untuk meningkatkan kerja sama lintas sektor demi memperkuat pembangunan di daerah.
Sebagai pemangku adat, Badan Musyawarah Adat diharapkan dapat memiliki peran yang lebih aktif dalam menyelesaikan masalah secara adat, termasuk memiliki hakim desa sendiri. Kolaborasi antara pemerintah provinsi dan lembaga adat di Bengkulu diharapkan dapat menjadi contoh sinergi yang baik dalam pembangunan daerah dan menjaga tradisi serta kearifan lokal.