Desa Marga Mukti Kecamatan Penarik Lakukan Penanaman jagung Tahap II. Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional
Mukomuko , mediasinardunia.com – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional tahun 2025, Desa Marga Mukti, Kecamatan Penarik, Kabupaten Mukomuko melaksanakan kegiatan penanaman jagung tahap II pada Rabu (15/April/2026). Penamaan ini akan terus berlanjut hingga Jumat 17 April 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah konkrit pemerintah desa dalam mendukung swasembada pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Penanaman jagung ini dipimpin secara langsung oleh Kepala Desa Marga Mukti Marwanto bersama Sekretaris Desa, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan para anggotanya, serta didampingi oleh Bhabinkamtibmas , Pendamping Desa, dan Pengurus BUMDES Mulya Mukti Desa Marga Mukti. Turut hadir pula, beberapa warga yang turut berpartisipasi secara aktif dalam kegiatan ini.

Kepala Desa Warwanto menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kelanjutan dari tahap pertama yang telah dilaksanakan beberapa bulan sebelumnya, dan menunjukkan hasil yang cukup menggembirakan. Ia menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah desa, kelompok tani, dan seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan di tingkat desa.
“Kita ingin menjadikan Desa Marga Mukti sebagai contoh desa yang mandiri dalam hal pangan, khususnya dalam produksi jagung. Selain untuk kebutuhan konsumsi lokal, hasil panen nantinya diharapkan bisa menjadi sumber penghasilan tambahan bagi masyarakat,” ujar Marwanto
Lahan yang digunakan dalam penanaman tahap kedua ini merupakan lahan desa yang telah disiapkan sebelumnya dan dikelola bersama oleh kelompok tani. Program ini juga mendapat pendampingan dari dinas terkait agar pengelolaan pertanian dapat dilakukan secara optimal, mulai dari tahap penanaman, perawatan, hingga panen.
Kegiatan penanaman jagung tahap II ini tidak hanya menjadi simbol semangat gotong royong, tetapi juga menjadi wujud nyata bahwa masyarakat Desa Marga Mukti siap menyongsong masa depan yang lebih sejahtera melalui pertanian yang mandiri dan berkelanjutan.(Alf)