BNPB dan Bank Dunia Bersinergi Bangun Command Center untuk Ketangguhan Bencana di Kota Bengkulu
Bengkulu, Mediasinardunia.com - Pembangunan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) atau yang dikenal sebagai command center di samping kantor BPBD Kota Bengkulu, sedang dilakukan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Pembangunan ini merupakan bagian dari Proyek Prakarsa Ketangguhan Bencana Indonesia atau Indonesia Disaster Resilience Initiatives Project (IDRIP) yang merupakan hasil kerjasama antara Pemerintah Republik Indonesia (RI) dengan Bank Dunia.
Pembangunan ini diharapkan selesai pada bulan April mendatang.
"Iya, insya Allah bulan April selesai dan dapat kita gunakan," ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu, Will Hopi.
Bank Dunia bekerja sama dengan BNPB dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk meningkatkan ketangguhan Indonesia dalam menghadapi potensi risiko bencana tsunami. Hal ini sangat penting mengingat kota Bengkulu merupakan daerah rawan bencana, mulai dari gempa dan tsunami, tanah longsor, banjir, dan bencana lainnya.
Command Center BPBD berfungsi sebagai pusat pengendalian dan koordinasi selama situasi darurat. Fungsinya mencakup pengumpulan, pemantauan, dan analisis informasi terkait kondisi cuaca, kejadian bencana, serta pergerakan personel dan logistik.
Selain itu, command center juga bertugas dalam koordinasi dan pengendalian operasional, seperti mengoordinasikan penyebaran personel dan sumber daya, mengatur komunikasi antar unit, dan memantau perkembangan situasi secara real time.