Skip to main content
x
BKPSDM Bengkulu Tengah Gelar Uji Kompetensi untuk Pejabat Eselon II, 09/09/2025 (Diky/Mediasinardunia.com)

BKPSDM Bengkulu Tengah Gelar Uji Kompetensi untuk Pejabat Eselon II, Pastikan Kesesuaian Kompetensi dan Penilaian Kinerja

Bengkulu Tengah, Mediasinardunia.com - BKPSDM Kabupaten Bengkulu Tengah menggelar uji kompetensi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (eselon II) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah, bertempat di Gedung Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bengkulu Tengah pada Selasa (09/09/2025).

Ujian ini bertujuan untuk memastikan kesesuaian kompetensi pejabat dengan jabatan yang diemban, serta sebagai dasar untuk melakukan mutasi atau rotasi jabatan.

Tampak hadir dalam acara tersebut Pj. Sekda Bengkulu Tengah Drs. Hendri Donal, SH., MH., Inspektur Provinsi Bengkulu Dr. M.H. Heru Susanto, Asisten III Setdaprov H. Nandar Munadi, S.Sos., M.Si., serta Rektor UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu Prof. Dr. KH. Zulkarnain, beserta 28 pejabat eselon II yang menjadi peserta ujian.

Tahapan uji kompetensi ini mencakup penulisan makalah, presentasi, dan wawancara yang dilakukan oleh tim penguji yang terdiri dari akademisi dari berbagai universitas di Bengkulu. Hasil ujian ini akan menjadi pertimbangan utama dalam proses mutasi, rotasi, dan pengisian jabatan kepala OPD.

Pj. Sekda Bengkulu Tengah, Drs. Hendri Donal, SH., MH., menjelaskan bahwa pelaksanaan uji kompetensi ini merupakan tolok ukur untuk mengetahui sejauh mana kinerja dan pemahaman para pejabat tinggi pratama terhadap visi dan misi Bupati serta Wakil Bupati Bengkulu Tengah. 

“Dari uji kompetensi ini, kita akan melihat kemampuan para eselon II. Apakah yang telah mereka kerjakan di masing-masing OPD sejalan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati. Jangan sampai nanti ketika memimpin suatu OPD, mereka tidak memahami arah pembangunan daerah,” katanya.

Selain itu, uji kompetensi ini juga berfungsi sebagai wadah untuk menilai kesesuaian pejabat dengan organisasi perangkat daerah (OPD) yang dipimpinnya. 

“Kita juga ingin tahu apakah kepala OPD ingin tetap bertahan di posisi saat ini atau pindah ke OPD lain. Jika ada yang ingin pindah, tentu harus kita ukur dulu seberapa besar pengetahuan mereka tentang OPD yang dituju,” tambahnya.