Berikut Beberapa Cara Menghubungi Damkar Saat Terjai Kebakaran
Seluma, Mediasinardunia.com - Kebakaran marak terjadi pada saat musim kemarau. Peristiwa ini memerlukan respons cepat untuk menghindari dampak yang lebih luas ke sekitarnya. Sehingga dibutuhkan penanganan yang tepat dengan cara menghubungi pemadam kebakaran (damkar) terdekat.(25/10)
Untuk itu, penting mengetahui langkah apa yang perlu diambil ketika menghadapi musibah kebakaran. Pahami langkah-langkah menghubungi pemadam kebakaran berikut dengan benar, serta informasi terkait lainnya seperti biaya layanan dan tugas lain petugas damkar.
Plt Kasatpol PP dan Damkar Kabupaten Seluma, H. Hendarsyah, S.IP, MT menjelaskan, bahwa langkah pertama yang harus diambil ketika menghadapi kebakaran adalah segera menghubungi pemadam kebakaran melalui nomor darurat. Di Indonesia, nomor darurat yang digunakan untuk memanggil pemadam kebakaran adalah 113 atau 112.
“Kalau tidak mengetahui nomor lokal pemadam kebakaran di daerah, nomor tersebut akan secara otomatis menghubungkan dengan layanan terdekat,” ujarnya.
Berikut langkah-langkah penting dalam menghubungi pemadam kebakaran:
Tetap tenang dan tarik napas dalam-dalam agar komunikasi berjalan dengan baik dan tidak terganggu oleh rasa panik.
Berikan informasi yang jelas mengenai lokasi kebakaran, seperti alamat lengkap, nama jalan, nomor bangunan, serta penanda khusus seperti bangunan besar atau tempat yang dikenal di sekitar lokasi.
Jelaskan kondisi kebakaran yang sedang terjadi, termasuk seberapa besar api, jenis bangunan yang terbakar, apakah ada korban, serta potensi risiko lain seperti adanya bahan berbahaya. Informasi ini akan membantu petugas pemadam kebakaran mempersiapkan peralatan yang sesuai.
Setelah memberikan informasi yang diperlukan, ikuti instruksi dari operator agar bantuan dapat segera sampai ke lokasi.
Sambil menunggu kedatangan petugas, pastikan semua orang di lokasi kebakaran segera dievakuasi ke tempat yang aman, hindari menggunakan lift, dan laporkan setiap perkembangan situasi kepada petugas yang datang.
Hendarsyah menambahkan, bahwa salah satu kekhawatiran yang sering muncul saat memanggil pemadam kebakaran adalah terkait biaya layanan. Di Kabupaten Seluma, layanan pemadam kebakaran pada umumnya tidak dikenakan biaya. Biaya operasional pemadam kebakaran ditanggung pemerintah daerah dan telah dianggarkan melalui APBD.
“Jika ada pungutan liar yang dikenakan selama proses pemadaman, kami menghimbau silahkan dilaporkan kepada pihak berwenang, karena layanan pemadam kebakaran di Kabupaten Seluma tidak dipungut biaya tambahan tanpa alasan yang jelas,” imbuhnya.
Selain memadamkan api, lanjut Hendarsyah, petugas pemadam kebakaran memiliki berbagai tugas penting lainnya dalam menangani situasi darurat serta mencegah terjadinya bencana dimasa depan. Salah satu tugas utamanya adalah melakukan penyelamatan korban diberbagai kondisi darurat seperti kebakaran, kecelakaan kendaraan, gempa bumi, hingga banjir.

“Petugas pemadam kebakaran telah dilatih dengan keterampilan khusus untuk menghadapi situasi-situasi ini. Jika kebakaran melibatkan bahan kimia atau bahan berbahaya lainnya, petugas telah dibekali pelatihan khusus dalam menangani dan membersihkan bahan-bahan tersebut,” pungkasnya.
Penanganan yang benar sangat penting agar dampak buruk terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan dapat diminimalisasi.
Hendarsyah juga menjelaskan, selain tindakan langsung dalam situasi darurat, pemadam kebakaran juga berperan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Mereka melakukan penyuluhan mengenai penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), penyusunan rencana evakuasi, serta langkah-langkah pencegahan kebakaran lainnya.
“Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi risiko kebakaran. Petugas pemadam kebakaran juga rutin melakukan inspeksi terhadap bangunan dan fasilitas umum untuk memastikan bahwa sistem keselamatan kebakaran telah memenuhi standar yang berlaku,” tuturnya.
Inspeksi ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko kebakaran yang mungkin muncul dan melakukan langkah pencegahan sebelum terjadi bencana. Setelah kebakaran berhasil dipadamkan, petugas akan melakukan penyelidikan untuk menentukan penyebab kebakaran.
“Informasi ini penting untuk memahami faktor penyebab kebakaran dan mencegah terulangnya kejadian serupa. Selain itu, hasil penyelidikan nantinya juga dapat membantu proses klaim asuransi bagi pihak yang terdampak,” tutupnya (Ilham/Adv)