Sekda Kepahiang Segera Bahas Efisiensi Anggaran APBD 2025
Kepahiang, Mediasinardunia.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepahiang, Provinsi Bengkulu, akan segera mengadakan rapat untuk membahas efisiensi anggaran APBD tahun 2025. Sekretaris Daerah (Sekda) Kepahiang, Hartono, mengatakan bahwa setelah kepulangan bupati, pembahasan mengenai efisiensi anggaran bisa dilaksanakan.
"Jumlahnya kita belum tahu, hari ini akan kita bahas," kata Hartono, Senin (03/03/2025).
Item-item atau alokasi anggaran yang akan diefisiensi juga belum dipastikan. Alokasi anggaran dengan skala prioritas akan tetap berjalan, sedangkan item-item yang dinilai kurang penting akan dipotong. Meskipun ada pemotongan anggaran untuk pembangunan infrastruktur yang bersumber dari DAK dan DAU, Hartono menyatakan bahwa pembangunan lainnya masih akan tetap berjalan.
"Sebagian besar anggaran APBD yang akan diefisiensi adalah untuk perjalanan dinas dan Alat Tulis Kantor (ATK). Yang lain masih akan dilaksanakan, termasuk untuk ketahanan pangan," ujarnya.
Sementara itu, Dinas PUPR Kepahiang memastikan adanya pemotongan anggaran sebesar Rp 71 miliar yang bersumber dari DAK dan DAU earmarked. Kadis PUPR Kepahiang, Teddy Adeba, menjelaskan bahwa untuk Dana Alokasi Khusus (DAK), pemotongan mencapai Rp 36 miliar. Anggaran ini seharusnya digunakan untuk pembangunan tiga ruas jalan di Kecamatan Kabawetan.
Selain DAK, Dana Alokasi Umum (DAU) earmarked juga mengalami pemotongan sebesar Rp 35 miliar. DAU earmarked ini direncanakan untuk digunakan dalam irigasi, perbaikan jalan, dan beberapa program infrastruktur lainnya.
"Itu semua hilang, tidak ada gantinya, karena DAK dan DAU tersebut berasal dari pusat," kata Teddy, Rabu (26/02/2025).
Untuk pembangunan ke depan, Teddy mengatakan masih akan menunggu pembahasan terkait efisiensi dari bupati yang baru, Zurdi Nata. Nantinya, akan diputuskan apakah akan ada pergeseran alokasi anggaran di APBD untuk pembangunan infrastruktur di Kepahiang.
"Sementara, untuk tahun ini, pembangunan infrastruktur dari DAK dan DAU kosong di Kepahiang," imbuh Teddy. (ADV)