Skip to main content
x
Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Sumardi, secara langsung menyambut kedatangan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bengkulu yang baru, Saiful Siregar, di lingkungan Kantor Kejati Bengkulu, Kamis 30/4/2026.(ari/mediasinardunia.com)

Sambut Kajati Baru Saiful Siregar, Ketua DPRD Provinsi Bengkulu Bengkulu Sumardi Tekankan Pentingnya Sinergi Tiga Pilar

BENGKULU, Mediasinardunia.com – Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Sumardi, secara langsung menyambut kedatangan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bengkulu yang baru, Saiful Siregar, di lingkungan Kantor Kejati Bengkulu, Kamis (30/4/2026). Penyambutan tersebut berlangsung dengan suasana yang hangat dan kental nuansa kekeluargaan.
 
Turut hadir dalam acara tersebut Gubernur Bengkulu H. Helmi Hasan, Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Mardiyono, Sekretaris Daerah Herwan Antoni, serta sejumlah pejabat utama dari lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu maupun jajaran Kejaksaan Tinggi Bengkulu.
 
Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Provinsi Bengkulu,Sumardi menegaskan bahwa momen penyambutan ini bukan sekadar seremoni belaka, melainkan menjadi simbol komitmen bersama untuk semakin mempererat hubungan dan koordinasi antara lembaga legislatif, eksekutif, serta lembaga penegak hukum di daerah ini.
 
“Penyambutan ini bukan sekadar seremonial, melainkan simbol komitmen kuat untuk mempererat koordinasi antara legislatif, eksekutif, dan lembaga penegak hukum,” tegas Sumardi.
 
Ia menilai peran strategis kejaksaan sangatlah vital dalam menjaga agar seluruh roda pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan di Bengkulu tetap berjalan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku. Menurutnya, sinergi yang terbangun akan menjadi kekuatan besar demi kemajuan daerah.
 
“Sinergi sangat penting. Dengan koordinasi yang kuat, kita pastikan pembangunan berjalan aman, lancar, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” tambahnya.

Bengkulu

Lebih lanjut, Ketua DPRD Provinsi Bengkulu Sumardi menyampaikan harapannya agar kehadiran Kajati yang baru mampu membawa semangat dan energi baru dalam pelaksanaan pengawasan serta pendampingan hukum di seluruh wilayah Bengkulu. Kolaborasi yang kokoh antarlembaga diyakini dapat meminimalisir terjadinya potensi pelanggaran, sekaligus mempercepat realisasi berbagai program strategis yang menjadi kebutuhan masyarakat.
 
“Kolaborasi yang solid akan mampu meminimalisir potensi pelanggaran sekaligus mempercepat realisasi program-program strategis daerah,” tutup Sumardi.(ADV)