Skip to main content
x
Penyuluh Agama Sajuri Pimpin Pengajian Rutin Majelis Taklim Permata Bunda di Pekik Nyaring, 10/03/2025 (Ari/Mediasinardunia.com)

Penyuluh Agama Sajuri Pimpin Pengajian Rutin Majelis Taklim Permata Bunda di Pekik Nyaring

Pekik Nyaring, Mediasinardunia.com - Penyuluh Agama Islam (PAI) Kantor Urusan Agama (KUA) Pondok Kelapa, Sajuri, S.Pd.I, mengisi pengajian rutin Majelis Taklim (MT) Permata Bunda pada Senin (10/03/2025). Kegiatan ini dilaksanakan pukul 09.00 WIB di Masjid Besar Auliya Desa Pekik Nyaring Blok 1 Kecamatan Pondok Kelapa, dihadiri oleh lebih kurang 30 jemaah.

Acara diawali dengan Shalat Dhuha dan Shalat Tasbih berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan pengajian. Rangkaian acara pengajian ini terdiri dari pembukaan, pembacaan Kalam Ilahi, pembacaan shalawat, sambutan ketua MT Permata Bunda, tausiyah pengajian, doa, dan penutup.

Fatonah selaku ketua MT Permata Bunda dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran jemaah, meskipun dalam keadaan puasa, mereka tetap antusias dan semangat melaksanakan kegiatan rutin pengajian. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Ust. Sajuri, S.Pd.I, sebagai penceramah, yang telah meluangkan waktunya, semoga mendapat ganjaran yang lebih baik di sisi Allah.

Dalam tausiyahnya, Sajuri menyampaikan bahwa Shalat Dhuha dan Shalat Tasbih memiliki fadilah yang besar. Barang siapa yang melaksanakan Shalat Dhuha dua rakaat, maka pahalanya setara dengan bersedekah untuk ruas-ruas jari atau bagian tubuh kita yang jumlahnya 360 ruas.

Selanjutnya, Sajuri menjelaskan bahwa barang siapa yang melaksanakan Shalat Tasbih, maka akan diampuni dosa-dosanya, baik yang kecil maupun yang besar, yang disengaja maupun yang tidak disengaja, serta masih banyak fadilah lainnya.

Di akhir tausiyahnya, Sajuri mengajak seluruh jemaah majelis taklim untuk senantiasa meningkatkan kualitas ibadah, ketakwaan kepada Allah, pengetahuan agama, memperbanyak dzikir dan doa, serta mengamalkan kebaikan kepada sesama, terlebih lagi di bulan suci Ramadhan. "Semoga dengan kegiatan pengajian ini bernilai ibadah, berkah, serta memberikan ilmu yang bermanfaat dan mendapat ridha dari Allah," pungkas Sajuri.