Skip to main content
x
MTsN dan SD di Batang Kabung Luluh Lantak Diterjang Banjir Bandang, 30/11/2025 (Dayat/Mediasinardunia.com)

MTsN dan SD di Batang Kabung Luluh Lantak Diterjang Banjir Bandang

Sumatera Barat, Mediasinardunia.com – Bencana alam kembali menerjang Kota Padang, Sumatera Barat, kali ini menghantam kawasan Batang Kabung, Kelurahan Gantiang, Kecamatan Koto Tangah. Banjir bandang yang terjadi pada Jumat, 28 November 2025, menyebabkan kerusakan parah pada sejumlah fasilitas pendidikan, termasuk Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Batang Kabung Koto Tangah dan sebuah Sekolah Dasar (SD) yang berlokasi bersebelahan.
 
Menurut laporan di lapangan, MTsN Batang Kabung mengalami kerusakan signifikan, dengan aula sekolah dan sebagian ruang kelas terkikis oleh derasnya arus banjir. Kondisi lebih memprihatinkan dialami oleh SD yang berada tepat di samping MTsN tersebut. Bangunan sekolah tersebut dilaporkan hanyut seluruhnya, meninggalkan puing-puing dan kenangan pahit bagi para siswa dan guru.
 
Kerugian akibat bencana ini diperkirakan mencapai 5 miliar rupiah, mencerminkan betapa besar dampak kerusakan yang ditimbulkan oleh banjir bandang tersebut.

Nasional

Salah seorang warga setempat, Frengky, mengungkapkan keprihatinannya atas kejadian ini. Ia menyampaikan permohonan mendesak kepada pemerintah daerah, Gubernur Sumatera Barat, serta Walikota dan Wakil Walikota Padang untuk segera mengambil tindakan dan memberikan bantuan yang diperlukan untuk memulihkan kondisi pendidikan di Batang Kabung.
 
"Kami sangat berharap pemerintah segera turun tangan membantu kami. Anak-anak kami tidak bisa sekolah, dan kami tidak tahu sampai kapan kondisi ini akan berlangsung," ujar Frengky.
 
Banjir bandang di Batang Kabung ini menambah daftar panjang bencana alam yang melanda Sumatera Barat dalam beberapa waktu terakhir. Pemerintah daerah dan pusat diharapkan dapat bekerja sama untuk memberikan solusi jangka panjang, termasuk upaya mitigasi bencana dan relokasi bangunan yang berada di zona rawan bencana.
 
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah terkait langkah-langkah penanganan yang akan diambil. Namun, masyarakat Batang Kabung berharap agar perhatian dan bantuan segera datang, sehingga aktivitas pendidikan dapat kembali berjalan normal dan kehidupan dapat berangsur pulih.