Wakil Bupati Kaur Apresiasi Sinergi DPRD dalam Persetujuan APBD Perubahan
Kaur, Mediasinardunia.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kaur melaksanakan rapat paripurna dengan agenda pendapat akhir dari anggota DPRD terkait Raperda APBD perubahan tahun 2025. Rapat tersebut dilaksanakan di ruang rapat DPRD Kabupaten Kaur pada Senin (01/09/2025).
Dalam rapat, masing-masing dari tujuh fraksi DPRD Kabupaten Kaur telah memberikan persetujuan terhadap Raperda APBD perubahan tahun 2025. Hal ini dibuktikan dengan penyerahan nota kesepakatan APBD-P oleh Ketua DPRD Kabupaten Kaur, Januardi, kepada Wakil Bupati Kaur, Abdul Hamid, usai rapat paripurna.
Wakil Bupati Kaur, Abdul Hamid, S.Pd.I., mewakili Bupati Kaur dan jajaran, mengapresiasi serta memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Ketua DPRD dan anggotanya. Ia menyatakan bahwa kegiatan ini sesuai dengan jadwal pada 1 September, di mana APBD perubahan disetujui oleh DPRD.
"Kami mewakili Bupati Kaur menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada jajaran anggota DPRD atas sinergi dan kolaborasi yang telah terjalin dengan baik, sehingga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tahun 2025 dapat disetujui bersama," ungkapnya.
Setelah persetujuan dari tujuh fraksi DPRD Kabupaten Kaur, langkah selanjutnya adalah evaluasi oleh Gubernur Bengkulu dalam waktu kurang lebih 14 hari. Setelah itu, Raperda baru akan ditetapkan menjadi peraturan daerah (perda).
"Setelah persetujuan dari masing-masing fraksi di DPRD Kabupaten Kaur, kami akan meminta evaluasi dari Pemprov Bengkulu, dalam hal ini Gubernur. Setelah itu, Raperda baru akan ditetapkan," jelasnya.
Selain itu, Wakil Bupati menjelaskan bahwa dalam APBD-P untuk perubahan tidak terlalu banyak, tetapi ada beberapa kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, seperti pengadaan bibit sawit, sesuai dengan janji politik Gusril Hamid. Meskipun terbatas, anggaran untuk hal tersebut sudah tersedia pada tahun 2025 ini.
"Tentunya dalam APBD-P, selain program prioritas seperti pendidikan dan peningkatan infrastruktur, kita juga telah menganggarkan bibit sawit gratis sesuai janji kita kepada masyarakat Kabupaten Kaur," tambahnya.
Kemudian, Abdul Hamid menambahkan bahwa dalam rapat paripurna Raperda perubahan APBD tahun 2025, pihaknya siap mendiskusikan dan memprioritaskan catatan serta masukan dari anggota DPRD, berupaya agar hal tersebut dapat diimplementasikan dengan dukungan anggaran daerah, namun tetap mengacu pada skala prioritas pembangunan.