Skip to main content
x
Pj Bupati Rachmat Riyanto Gandeng Badan Bank Tanah, 13/01/2026 (Diky/Mediasinardunia.com)

Targetkan Kelola 2.700 Hektar Lahan Negara, Pj Bupati Rachmat Riyanto Gandeng Badan Bank Tanah

Jakarta, Mediasinardunia.com – Penjabat (Pj) Bupati Bengkulu Tengah, Drs. Rachmat Riyanto, S.T., M.AP., bersama para kepala daerah se-Provinsi Bengkulu mendampingi Gubernur Bengkulu, H. Helmi Hasan, S.E., dalam acara penandatanganan Nota Kesepakatan (MoU) dengan Badan Bank Tanah. Kegiatan ini berlangsung di Sari Pacific Hotel, Jakarta Pusat, Selasa (13/01/2026).
 
Kerja sama strategis ini merupakan upaya memperkuat pengelolaan dan pemanfaatan aset tanah demi kepentingan pembangunan daerah. Sinergi ini juga menjadi tonggak penting dalam mendukung penyediaan lahan yang legal, terencana, dan berkelanjutan di wilayah Provinsi Bengkulu.
 
Gubernur Helmi Hasan menegaskan bahwa kolaborasi dengan Badan Bank Tanah adalah langkah solusi untuk menjawab tantangan keterbatasan lahan yang kerap menghambat proyek strategis.
 
"Melalui nota kesepakatan ini, pemerintah daerah kini memiliki landasan kuat untuk melakukan perencanaan tata ruang yang lebih tertib dan berpihak pada kepentingan masyarakat," ujar Helmi.
 
Senada dengan hal tersebut, Pj Bupati Bengkulu Tengah, Rachmat Riyanto, menyatakan komitmen penuh untuk mendukung implementasi kerja sama ini. Ia menekankan pentingnya peran Bank Tanah dalam memastikan ketersediaan lahan, terutama lahan yang masa Hak Guna Usaha (HGU)-nya telah habis, agar dapat diberdayakan kembali untuk program pembangunan daerah.
 
“Sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota sangat dibutuhkan agar pembangunan berjalan optimal. Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah siap berkolaborasi guna mengakselerasi program pembangunan tanpa terkendala persoalan lahan," jelas Rachmat.
 
Rachmat juga memaparkan potensi di wilayahnya, di mana terdapat aset negara seluas kurang lebih 2.700 hektar yang masa depannya diharapkan dapat dikelola secara produktif.
 
"Kami berharap aset seluas 2.700 hektar di Bengkulu Tengah ini nantinya dapat dikelola bersama Bank Tanah agar menjadi lebih produktif demi kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
 
Penandatanganan MoU ini mencerminkan komitmen kuat jajaran pemerintah di Provinsi Bengkulu dalam mendorong pembangunan yang terencana, berkelanjutan, dan berorientasi pada kepentingan publik secara luas.