Pemkot Bengkulu Targetkan Sekolah Lansia Hadir di 67 Kelurahan untuk Pemberdayaan Usia Lanjut
Bengkulu, Mediasinardunia.com - Pemerintah Kota Bengkulu menargetkan kehadiran Sekolah Lansia di 67 kelurahan di Kota Bengkulu. Sekolah Lansia adalah program yang dirancang khusus untuk menyediakan pelatihan dan pendidikan bagi orang yang sudah memasuki usia lanjut.
Program ini bertujuan untuk membantu para lansia meningkatkan keterampilan dan pengetahuan dalam berbagai aspek kehidupan, seperti kesehatan, keterampilan sosial, keterampilan finansial, dan keterampilan teknologi.
Saat ini, Sekolah Lansia telah hadir di dua kelurahan, yaitu Cempaka Permai dan Sawah Lebar Baru. Peluncuran program ini dilakukan oleh Pj. Sekda Kota, Tony Elfian, bersama Sekretaris Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, Nesianto, Kepala DP3P2KB Kota Bengkulu, Dewi Dharma, Kepala Dinas Kesehatan, Joni Haryadi, Kepala Dinas Sosial, Sahat Marulitua Situmorang, Camat Ratu Agung, Subhan Gusti Hendri, serta Lurah Sawah Lebar Baru.
Acara peluncuran ini disaksikan langsung oleh 45 lansia yang menjadi peserta Sekolah Lansia yang bahagia, religius, sehat, aktif, dan tangguh (Bersatu), serta tamu undangan yang hadir.
Tony menyatakan, program ini merupakan wadah bagi lansia yang tetap bersemangat menjalankan berbagai aktivitas. “Ini adalah wadah untuk memotivasi dan mengedukasi para orang tua kita agar memiliki semangat hidup, kreativitas, dan kemandirian. Namun, bukan berarti kita (anak) lepas tanggung jawab,” jelasnya.
Ia menambahkan, para lansia dapat melaksanakan keterampilan, berolahraga, dan kegiatan keagamaan, sehingga mereka dapat melakukan hal-hal positif yang dapat membuat mereka menjadi lansia yang sehat. “Lansia tidak harus hanya diam di rumah; mereka bisa kembali membangkitkan fisik mereka dan menjadi lansia yang tangguh,” ungkapnya.
Di tempat yang sama, Kepala DP3P2KB Kota Bengkulu, Dewi Dharma, menjelaskan bahwa melalui program Sekolah Lansia di setiap kelurahan di Kota Bengkulu, diharapkan lansia dapat diberdayakan untuk menjadi lansia yang pintar, mandiri, dan tidak bergantung kepada orang lain. “Ada 12 kali pertemuan nantinya, di mana para lansia akan mengikuti berbagai kegiatan, seperti wisata religi, mengasah keterampilan, dan lainnya. Semua telah kita siapkan hingga mereka wisuda,” jelas Dewi.
Peluncuran Sekolah Lansia di Kelurahan Sawah Lebar Baru ditandai dengan pemotongan tumpeng dan pemberian simbolis kartu sekolah lansia, kemudian ditutup dengan foto bersama.