Pemkab Bengkulu Utara Memimpin Rapat Strategis Forum Komunikasi Semester II 2024
Arga Makmur, Mediasinardunia.com - Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara, yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkulu Utara H. Fitriyansyah, S.STP., MM., memimpin rapat Forum Komunikasi Semester II tahun 2024 tentang anggaran dan Rencana Kerja (RK) peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) Pemda tahun 2024.
Rapat ini berlangsung di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kabupaten Bengkulu Utara pada Kamis, 12 September 2024.
Dalam rapat ini, juga dibahas adendum rencana kerja tahun 2024 dengan tujuan untuk mengevaluasi dan menyesuaikan rencana kerja dan data yang telah disusun agar lebih relevan dengan kebutuhan yang terkini. Sekda BU menekankan kepada seluruh peserta mengenai pentingnya kolaborasi yang solid antar instansi untuk mencapai tujuan bersama.
"Forum komunikasi ini merupakan kesempatan bagi kita untuk mereview kemajuan yang telah dicapai, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, serta memastikan bahwa setiap program yang direncanakan bisa berjalan dengan efektif," ungkapnya.
Rapat ini dihadiri oleh Kepala Cabang BPJS Bengkulu-Curup, para kepala dinas, badan, dan kantor di lingkungan Pemkab Bengkulu Utara, serta perwakilan dari berbagai sektor terkait.
Dalam diskusi rapat, dibahas berbagai isu strategis seperti pengembangan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, dan program-program pengentasan kemiskinan.
Peserta rapat diberikan kesempatan untuk memberikan masukan dan rekomendasi guna perbaikan rencana kerja yang ada.
Sebagai outcome dari rapat ini, disepakati beberapa langkah tindak lanjut untuk memperbaiki dan menyempurnakan rencana kerja. Penjadwalan pertemuan teknis lanjutan juga direncanakan guna memastikan bahwa setiap instansi dapat melakukan penyesuaian yang diperlukan sesuai dengan arahan yang telah diberikan.
Eka Natalina Setiani, Kepala Cabang BPJS Bengkulu, menyampaikan dalam rapat mengenai SKCK sebagai syarat kepesertaan JKN sebagai tanda keaktifan, dengan harapan dapat mendorong keaktifan peserta. Hal ini karena masih terdapat banyak peserta non-aktif di Kabupaten Bengkulu Utara.