Pemkab Bengkulu Tengah Gelar Sosialisasi Akselerasi Penyaluran Dana Desa untuk Tingkatkan Kapasitas Operator Siskeudes
Bengkulu Tengah, Mediasinardunia.com - Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah, melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, bekerja sama dengan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Perwakilan Provinsi Bengkulu, menggelar sosialisasi akselerasi penyaluran Dana Desa tahap kedua. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas 142 operator Siskeudes se-Kabupaten Bengkulu Tengah serta mempercepat proses penyaluran Dana Desa (DD). Acara berlangsung di Aula KPPN Bengkulu pada Kamis, 8 Mei 2025.
Hadir dalam acara tersebut Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Bengkulu Tengah, Nurul Iwan Setiawan, M.Si, Kepala KPPN Bengkulu, Mohammad Arief Brata, serta OPD terkait dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Asisten I menekankan pentingnya kegiatan ini untuk memastikan bahwa penyaluran Dana Desa dapat dilakukan secara maksimal, tepat sasaran, dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.
“Kami menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara KPPN dan Pemkab Benteng. Ini merupakan langkah konkret untuk mendorong kelancaran penyaluran Dana Desa di wilayah kita. Pastikan seluruh proses berjalan sesuai regulasi,” ujar Iwan.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Pemerintahan Desa Dinas PMD Bengkulu Tengah, Neni Zarniawaty, SH., MH., mengungkapkan bahwa hingga saat ini masih terdapat sekitar 15 desa di Benteng yang belum menerima Dana Desa tahap pertama. Ia berharap pelatihan ini dapat mengoptimalkan integrasi antara aplikasi Siskeudes (Sistem Keuangan Desa) dan sistem OM SPAN (Online Monitoring Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara), sehingga proses rekonsiliasi keuangan secara manual yang kerap menjadi kendala dapat diminimalisir.
“Output utama dari pelatihan ini adalah terciptanya konektivitas langsung antara Siskeudes dan OM SPAN. Hal ini akan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa. Melalui kegiatan ini, kami berharap para perangkat desa dapat mengelola Dana Desa dengan lebih efektif dan efisien, serta mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan sistem digital yang diterapkan,” jelasnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Benteng untuk meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam tata kelola keuangan desa yang profesional dan bertanggung jawab.