Pemerintah Rejang Lebong Dukung Pembangunan Masyarakat Sehat melalui Partisipasi dalam FORNAS VIII 2025
Rejang Lebong, Mediasinardunia.com - Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong menyatakan komitmennya dalam mendukung pembangunan masyarakat yang sehat dan aktif melalui partisipasi dalam Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) VIII Tahun 2025 yang digelar di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Bupati Rejang Lebong, HM Fikri Thobari, SE, MAP., bersama Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Rejang Lebong, Intan Larasita Fikri, hadir langsung dalam pembukaan FORNAS VIII pada Minggu (27/07/2025). Acara ini dibuka oleh Ketua Umum YJI, Annisa Pohan, yang juga istri Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Perhubungan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Dalam sambutannya, Annisa menekankan pentingnya olahraga rekreasi sebagai sarana untuk membangun kesehatan masyarakat secara menyeluruh dan inklusif. Ia baru dilantik sebagai Ketua Umum YJI untuk periode 2024–2029.
Pada kesempatan tersebut, Annisa Pohan serta rombongan, termasuk Ketua YJI Rejang Lebong Intan Larasita, menyempatkan diri untuk belajar menenun kain khas Lombok, sebagai bagian dari pembelajaran TP PKK yang mendukung program UMKM dan ekonomi kreatif.
Sebelumnya, pada Sabtu malam (26/07/2025), Bupati Fikri dan istri juga menghadiri Gala Dinner di Pendopo Rumah Dinas Gubernur NTB, sekaligus mengikuti seremoni pembukaan yang digelar di Kantor Gubernur NTB.
“Sebuah kehormatan dapat bersilaturahmi dan berdiskusi hangat bersama Menko Infrastruktur Bapak AHY, Menteri Ekonomi Kreatif, para wakil menteri, serta kepala daerah dari seluruh Indonesia,” ujar Fikri Thobari.
Dukungan untuk Atlet, Dorongan untuk UMKM dan Pariwisata
Ajang dua tahunan ini diikuti oleh sekitar 18.000 peserta, terdiri dari atlet, pelatih, dan pendamping yang berasal dari berbagai daerah. Rejang Lebong mewakili Provinsi Bengkulu dalam berbagai cabang olahraga rekreasi, seperti senam, lompat tali, silat, jantung sehat, dan senam perorangan.
Tercatat tiga siswa dari SMP Negeri 5 Rejang Lebong tampil dalam cabang senam tali, satu atlet senam perorangan, dan atlet silat bernama Iwan. Kabupaten ini juga mengirimkan atlet panahan untuk memperkuat kontingen Bengkulu, yang didampingi oleh pelatih-pelatih dari Yayasan Jantung Indonesia (YJI).
“Alhamdulillah, saya bisa berdiskusi dengan pemerintah pusat dan daerah terkait program pembangunan, khususnya menuju Rejang Lebong sebagai kabupaten wisata dan peningkatan UMKM,” ujar Fikri. “Selain itu, saya juga memberikan semangat langsung kepada para atlet FORNAS asal Rejang Lebong. Semoga mereka memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama daerah,” tambahnya.
74 Cabang Olahraga Rekreasi Dipertandingkan
Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) mencatat sebanyak 74 cabang olahraga (cabor) akan dipertandingkan dalam FORNAS VIII. Jenis cabang yang dipertandingkan sangat beragam, mulai dari olahraga tradisional, kebugaran, permainan rakyat, seni bela diri, hingga olahraga kekinian seperti esports dan skateboard.
Beberapa di antaranya mencakup:
- Yayasan Jantung Indonesia (YJI)
- Indonesia Esports Association
- Universal Line Dance
- Senam Tera Indonesia
- Panahan Tradisional Walet Basura
- Asosiasi Street Soccer Indonesia
- Federasi Karate Tradisional Indonesia
- Komunitas Skateboard Indonesia
- Federasi Dancesport dan Breaking Indonesia
- Silat Harimau Minangkabau
- Perkumpulan Sepakbola Berjalan
- Aliansi Taijiquan Nasional Indonesia
- Dan puluhan lainnya dari berbagai komunitas olahraga.
FORNAS VIII tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai wahana untuk mempererat persaudaraan dan mempromosikan kekayaan budaya olahraga Indonesia. “Kita bisa belajar banyak dari event berskala nasional seperti ini. Apalagi Rejang Lebong memiliki banyak jenis olahraga tradisional yang bisa dikembangkan untuk olahraga rekreasi,” kata Bupati Fikri.