Pemerintah Bengkulu Bersama Bank Indonesia Kolaborasi Tekan Inflasi
Bengkulu, Mediasinardunia.com - Pemerintah Provinsi Bengkulu telah menyatakan kemitraan dengan pihak terkait dalam upaya mengendalikan angka inflasi di daerah guna terus menurunkannya. Langkah strategis ini melibatkan kolaborasi dengan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Bengkulu untuk menjamin stabilitas harga dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Plt. Gubernur Bengkulu, Dr. E. H. Rosjonsyah, mengungkapkan optimisme atas potensi penurunan angka inflasi di Bengkulu tahun ini. "Tren deflasi belakangan ini memberikan indikasi positif. Kami yakin inflasi di Provinsi Bengkulu tahun ini bisa sesuai target nasional, yaitu 2,5 persen ditambah minus 1 persen," ujar Rosjonsyah pada Rabu (4/12/2024).

Rosjonsyah mengapresiasi kontribusi berbagai pihak dalam menjaga stabilitas harga serta efektivitas upaya bersama dalam mendorong investasi yang telah meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah. "Kami optimis pertumbuhan ekonomi Bengkulu pada tahun 2025 dapat melampaui capaian tahun ini, yang diprediksi melebihi 4,7 persen," tambahnya.
Meskipun demikian, Rosjonsyah menegaskan bahwa tantangan ekonomi global, termasuk ketidakpastian akibat konflik antarnegara dan perubahan iklim, masih menjadi ancaman serius bagi pertumbuhan ekonomi Bengkulu.
Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Bengkulu, Dhita Aditya Nugraha, menyatakan keyakinannya akan keberhasilan Pemerintah Bengkulu, BI, dan pihak terkait dalam menekan harga komoditas, mencapai hasil yang signifikan. "Kami optimis bahwa inflasi di Bengkulu dapat mencapai target nasional pada akhir tahun ini," ujarnya.
Dhita menekankan pentingnya terus meningkatkan kerja sama yang baik untuk menghadapi tantangan di masa mendatang. "Komitmen kami adalah memperkuat sinergi dengan berbagai pihak untuk menjaga stabilitas harga dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan," pungkasnya. (adv)