Operasi Pasar Rutin Dijalankan Pemprov Bengkulu Antisipasi Kenaikan Harga Sembako
Bengkulu, Mediasinardunia.com - Biro Ekonomi Provinsi Bengkulu mencatat bahwa harga sembako di pasar telah mengalami kenaikan hingga 10 persen dalam satu minggu terakhir. Kenaikan ini terutama terlihat pada harga cabai merah, yang kini mencapai Rp 70.000 per kilogram dari sebelumnya Rp 35.000 per kilogram, serta harga minyak goreng.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Haryadi, menyampaikan bahwa untuk mengantisipasi lonjakan harga sembako lebih lanjut, Pemprov Bengkulu bersama instansi teknis berencana untuk melakukan operasi pasar secara berkala.
“Untuk mencegah terus meningkatnya harga sembako, Pemprov Bengkulu akan melakukan operasi pasar secara rutin,” kata Haryadi usai memimpin Rapat Pembahasan Ketersediaan Pasokan Sembako dan Bahan Pokok Lainnya Menjelang Hari Keagamaan Nasional (Ramadhan dan Idul Fitri) di Ruang Rapat Merah Putih, Kantor Gubernur Bengkulu, Rabu (05/02/2025).
Pemprov Bengkulu juga memastikan ketersediaan sembako di sembilan kabupaten dan satu kota di Provinsi Bengkulu dalam kondisi yang cukup aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadhan dan Idul Fitri 1446 Hijriah.
"Melalui rapat lintas sektor ini, kita dapat mempersiapkan ketahanan pangan di Bengkulu, terutama menjelang Ramadan dan Idul Fitri yang selalu kita siapkan setiap tahun," jelas Haryadi.
Dalam upaya mengendalikan lonjakan harga sembako dan kebutuhan pokok lainnya, Pemprov Bengkulu bekerja sama dengan instansi teknis terkait, seperti Bulog Divre Bengkulu, serta pemerintah kabupaten/kota, untuk menyelenggarakan pasar murah selama bulan Ramadhan.
"Kami akan menyelenggarakan setidaknya satu kali pasar murah di setiap kabupaten/kota, yang diorganisir oleh Pemprov Bengkulu bersama mitra. Selain itu, pasar murah juga biasanya diadakan oleh pemerintah daerah masing-masing," tambah Haryadi.