Liga 4 Bengkulu: Ajang Menentukan Tim Terbaik untuk Tingkat Nasional
Bengkulu, Mediasinardunia.com - Kompetisi sepak bola tingkat provinsi kembali bergema dengan dihelatnya Liga 4 di Provinsi Bengkulu yang resmi dibuka pada Sabtu, 15 Februari 2025, di Stadion Semarak Bengkulu.
Enam tim yang siap bertarung akan memperebutkan satu tiket untuk mewakili Bengkulu di Liga 4 Nasional yang akan diselenggarakan pada bulan April mendatang.
Ketua Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Provinsi Bengkulu, Herry Setiawan, menyatakan bahwa kompetisi ini menjadi ajang penting untuk mencari tim terbaik yang siap berlaga di tingkat nasional. "Peserta Liga 4 Bengkulu tahun ini merupakan tim yang matang, baik dari segi manajemen klub maupun kualitas pemain," ujar Herry setelah pembukaan resmi Liga 4.
Enam tim peserta berasal dari berbagai daerah di Bengkulu, yaitu Kota Bengkulu, Kabupaten Seluma, dan Kabupaten Rejang Lebong. Mereka akan bersaing dalam sistem grup, di mana tiap tim akan saling berhadapan untuk mengumpulkan poin tertinggi. Hanya tim pemenang grup yang berhak melaju ke Liga 4 Nasional.
"Hanya satu tim yang akan mewakili Bengkulu di Liga 4 Nasional setelah perayaan Idul Fitri nanti," tegas Herry.
Ia berharap kompetisi ini tidak sekadar mencari juara, melainkan juga menjadi wadah untuk melahirkan atlet sepak bola berkualitas yang mampu bersaing di tingkat nasional.
Sekretaris PSSI Bengkulu sekaligus Ketua Panitia Liga 4, Donal Saputra, menjelaskan bahwa kompetisi ini berlangsung selama 10 hari, dimulai dari tanggal 15 hingga 25 Februari 2025. "Enam klub akan saling berhadapan sesuai jadwal yang telah disusun secara ketat," ujarnya.
Keenam tim tersebut terdiri dari empat tim asal Kota Bengkulu, yaitu Tunas Muda FC, Tri Brata Raflesia FC, Persipa FC, dan Bengkulu Putra FC. Sementara Religius FC mewakili Kabupaten Rejang Lebong, dan Mutu FC menjadi perwakilan dari Kabupaten Seluma.
Pada hari pertama, dua pertandingan seru telah dilangsungkan. Pertandingan pertama antara Religius FC dan Tunas Muda FC berakhir imbang dengan skor 1-1, sehingga keduanya harus berbagi satu poin. Sementara itu, pada pertandingan kedua, Mutu FC harus menelan kekalahan telak dari Tri Brata Raflesia FC dengan skor 9-0.
Herry Setiawan menegaskan bahwa Liga 4 Bengkulu bukan hanya sekadar kompetisi, melainkan juga menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas sepak bola di provinsi ini. "Kami berharap, melalui kompetisi ini, akan lahir pemain-pemain berbakat yang bisa bersaing di level nasional bahkan internasional," ujarnya.
Donal Saputra menambahkan, antusiasme klub dan pemain sangat tinggi, yang tercermin dari persiapan matang yang dilakukan oleh setiap tim.
"Kami optimis kompetisi ini akan berjalan lancar dan menghasilkan tim terbaik yang siap membawa nama Bengkulu di tingkat nasional," ujar Donal.
Dengan sistem grup yang ketat, setiap pertandingan diprediksi akan berlangsung sengit. Tim-tim seperti Tri Brata Raflesia FC, yang telah menunjukkan dominasi di hari pertama, menjadi salah satu favorit juara. Namun demikian, tim lain seperti Tunas Muda FC dan Religius FC juga tidak bisa dipandang remeh, mengingat keduanya mampu bermain imbang dalam pertandingan pertama.
Bagi para pencinta sepak bola di Bengkulu, Liga 4 Provinsi ini menjadi ajang yang dinantikan. Selain sebagai hiburan, kompetisi ini juga menjadi bukti bahwa sepak bola Bengkulu terus berkembang dan siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
"Kami mengajak seluruh masyarakat Bengkulu untuk mendukung tim-tim lokal. Semoga kompetisi ini dapat menjadi momentum kebangkitan sepak bola Bengkulu," pungkas Donal.