Skip to main content
x
Kebakaran Rumah di Desa Penarik, 03/04/2025 (Alfian Tanjung/Mediasinardunia.com)

Kebakaran Rumah di Desa Penarik: Pemerintah dan Masyarakat Bersatu Dalam Menyalurkan Bantuan kepada Korban

Mukomuko, Mediasinardunia.com - Pada tanggal 3 April 2025, terjadi musibah kebakaran yang melanda 2 buah rumah di Jalan Teluk Beringin Arah SMAN 10 Desa Penarik, Kecamatan Penarik, mengakibatkan kerusakan parah dan kehilangan harta benda bagi dua keluarga. Penyebab kebakaran diduga akibat konsleting listrik.

Pemerintah Desa Penarik merespons situasi darurat ini dengan cepat untuk memberikan bantuan kepada para korban. Kepala Desa Penarik, Supardi, menyampaikan rasa prihatin dan solidaritas terhadap masyarakat Desa Penarik yang terkena musibah. Beliau menyatakan, "Kami merasa terpanggil untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang mengalami kesulitan. Ini adalah wujud kepedulian dan rasa kebersamaan kita sebagai satu komunitas."

Bantuan yang diberikan berupa donasi barang kebutuhan pokok, seperti makanan, minyak goreng, telur, dan perlengkapan sehari-hari. Tim relawan yang terdiri dari warga desa dan pegawai pemerintah desa Penarik juga turut serta menyalurkan bantuan langsung kepada korban.

bengkulu

Upaya ini tidak hanya menunjukkan kepedulian pemerintah desa, tetapi juga menggugah semangat gotong royong di antara warga. Banyak warga Desa Penarik yang menyumbangkan berbagai barang dan dana untuk mendukung pemulihan bagi para korban kebakaran.

Pemerintah Desa Penarik berencana untuk melakukan penggalangan dana lebih lanjut, serta mendukung pemulihan pascabencana dengan program rehabilitasi bagi rumah-rumah yang terbakar. Kepala Desa menambahkan, "Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk memastikan semua korban mendapatkan bantuan yang mereka butuhkan untuk kembali bangkit."

Dukungan dari berbagai pihak sangat diharapkan untuk meringankan beban para korban. Dengan semangat kebersamaan, diharapkan masyarakat Desa Penarik dapat segera pulih dari tragedi ini dan melanjutkan kehidupan. Adapun dana bantuan tersebut diambil sebesar 3% dari dana Desa, ujar Supardi. Kerugian akibat kebakaran ditaksir sekitar 350 juta rupiah.