Skip to main content
x
Kabupaten Kaur Gelar Program Makan Bergizi Gratis di Sekolah Dasar Negeri 1 Kaur, 17/02/2025 (Diky/Mediasinardunia.com)

Kabupaten Kaur Gelar Program Makan Bergizi Gratis di Sekolah Dasar Negeri 1 Kaur

Kaur, Mediasinardunia.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan salah satu program Presiden RI Prabowo Subianto untuk memenuhi kebutuhan gizi dan meningkatkan kualitas generasi penerus bangsa digelar di Sekolah Dasar (SD) Negeri 1 Kaur, Desa Sukabandung Kecamatan Kaur Selatan Kabupaten Kaur pada 17 Februari 2025.

Launching program MBG ini dibuka oleh Asisten III Ir. Herwan, M.Si, didampingi Forkopimda Kaur dan Ketua Dapur Yayasan Cahaya Sriwijaya, Kasmi Harasti. Hadir juga delapan Kepala Sekolah di Kecamatan Kaur Selatan.

Ketua Dapur Yayasan Cahaya Sriwijaya, Kasmi Harasti, menyatakan bahwa launching program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD 1 Kaur merupakan langkah awal dari program yang akan berjalan sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto untuk memenuhi gizi dan mencerdaskan generasi bangsa serta mendukung peningkatan lapangan pekerjaan di sekitar Dapur Pelayanan.

"Pada hari ini (Senin, 17 Februari 2025) kita meluncurkan program MBG di Kabupaten Kaur, dengan membagikan sebanyak 469 porsi kepada 8 sekolah. Rencananya, program ini akan diperluas hingga mencapai 5.600 porsi di wilayah Kabupaten Kaur," ungkap Kasmi.

Kasmi menjelaskan bahwa pada tahap pertama, dilaksanakan pembagian 469 porsi ke 8 sekolah, antara lain 18 porsi untuk PAUD Bina Baru, 355 porsi untuk SDN 01 Kaur, 52 porsi untuk TK Marifatul Insan Amalih, 7 porsi untuk TK Melati, 5 porsi untuk TPA Marifatul Insan Amaliah, 17 porsi untuk KB Bina Baru, 10 porsi untuk TPA Bina Baru, dan 5 porsi untuk Kober Marifatul Insan Amaliah.

"Kami senang melihat peluncuran program MBG berjalan lancar. Siswa-siswi tampak menikmati makanan yang disajikan dengan senang hati," tambahnya.

Ahli gizi akan memberikan resep makanan yang dibutuhkan, termasuk daging, ikan, dan sayuran, untuk memastikan gizi yang cukup. Susu tidak termasuk dalam program MBG karena program ini fokus pada memenuhi kebutuhan gizi dan bukan pada prinsip makanan empat sehat lima sempurna.