Bupati Gusril Buka Diklat Paskibra untuk Calon Pengibar Bendera di Kaur
Kaur, Mediasinardunia.com - Dalam semangat menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Kaur melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibra) tingkat kabupaten. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Bupati Kaur, Gusril Pausi, S.Sos., M.A.P., pada Senin (04/08/2025) di Rumah Dinas Bupati Kaur.
Sebanyak 30 peserta terpilih mengikuti diklat tahun ini. Mereka merupakan siswa-siswi terbaik yang telah melewati proses seleksi ketat dari berbagai sekolah menengah atas yang tersebar di Kabupaten Kaur, antara lain SMA Pentagon, SMA Negeri 1, 2, 3, 4, dan 6 Kaur, serta MAN Kaur.
Pembukaan diklat dilakukan di kediaman Bupati sebagai bentuk perhatian dan dukungan moril terhadap para peserta. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan rasa bangganya atas semangat dan dedikasi para calon Paskibra yang telah bersedia mengemban tugas mulia untuk mengibarkan bendera merah putih pada peringatan kemerdekaan RI mendatang.
“Tugas kalian adalah tugas negara. Ini bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi wujud nyata penghormatan kita kepada para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan bangsa,” ujar Bupati Gusril.
Lebih lanjut, ia mengingatkan agar seluruh peserta menjaga kesehatan fisik dan mental, serta menjunjung tinggi nilai kedisiplinan, kekompakan, dan tanggung jawab selama mengikuti seluruh rangkaian pelatihan.
“Jaga kesehatan, jaga kekompakan, tetap fokus, dan selamat menjalankan tugas mulia ini. Semoga seluruh proses pelatihan berjalan lancar tanpa hambatan hingga tuntas,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Kesbangpol Kabupaten Kaur, Usadinata, menjelaskan bahwa diklat ini bukan hanya melatih keterampilan teknis pengibaran bendera, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kebangsaan, mental, dan etika sebagai calon pemimpin bangsa.
“Pelatihan ini akan membentuk karakter disiplin dan semangat nasionalisme. Harapannya, mereka tidak hanya sukses saat upacara, tetapi juga menjadi teladan di sekolah dan masyarakat,” kata Usadinata.
Selama masa karantina, peserta akan digembleng dengan materi pembinaan fisik, baris-berbaris, teknik formasi, serta latihan upacara yang dibawakan oleh pelatih profesional dari TNI/Polri dan unsur pemerintah daerah.
Adapun upacara pengibaran bendera akan digelar di Lapangan Merdeka Bintuhan, pusat kegiatan HUT RI ke-80 tingkat Kabupaten Kaur. Seluruh peserta akan tampil sebagai tim inti dalam formasi pengibar dan penurun bendera pusaka.