Bupati Bengkulu Tengah Panen Jagung di Lahan 15 Hektare, Pastikan Harga Stabil Lewat MoU Bulog
Bengkulu Tengah, Mediasinardunia.com – Bupati Bengkulu Tengah, Drs. Rachmat Riyanto, S.T., M.AP., menghadiri kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal IV Tahun 2025 di Desa Karang Tengah, Kecamatan Taba Penanjung, Kamis (08/01/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional untuk memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan produktivitas komoditas jagung secara serentak di seluruh Indonesia. Hadir mendampingi Bupati, Kapolres Bengkulu Tengah AKBP Totok Handoyo, S.I.K., jajaran Forkopimda, para Asisten, Staf Ahli, serta kepala OPD terkait.
Acara diawali dengan mengikuti koordinasi virtual melalui zoom meeting bersama Kapolri dan Menteri Pertanian Republik Indonesia. Usai koordinasi, Bupati beserta rombongan langsung meninjau lokasi dan melakukan prosesi panen jagung bersama para petani.
Dalam keterangannya, Bupati Rachmat Riyanto menekankan pentingnya sinergi antara kebijakan pemerintah dengan implementasi di lapangan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kita berharap produksi jagung daerah terus meningkat tahun ini. Panen raya ini adalah momentum untuk memastikan kebijakan berjalan sinergis dengan pelaksanaan di lapangan. Dengan hasil yang baik, insyaallah kesejahteraan masyarakat Bengkulu Tengah melalui sektor pangan akan semakin nyata,” ujar Bupati.
Pada kesempatan yang sama, Kapolres Bengkulu Tengah AKBP Totok Handoyo, S.I.K., menjelaskan bahwa panen kali ini merupakan hasil pemanfaatan lahan masyarakat seluas kurang lebih 15 hektare. Kerja sama lintas sektor menjadi kunci keberhasilan program ini.
“Estimasi total hasil panen di lahan ini mencapai 5,5 ton. Meskipun sempat terkendala cuaca buruk dalam beberapa hari terakhir, alhamdulillah hari ini kita berhasil mengawali panen perdana. Kami targetkan hasil ini dapat terserap maksimal,” jelas Kapolres.
Untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan penyerapan hasil tani, hasil panen jagung dari Desa Karang Tengah ini telah masuk dalam nota kesepahaman (MoU) dengan Perum Bulog untuk penyaluran lebih lanjut.