Bupati Bengkulu Selatan Mutasi Pejabat, Tekankan Percepatan Program Daerah
Bengkulu Selatan, Mediasinardunia.com – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan melakukan penyegaran birokrasi dengan memutasikan 17 pejabat eselon II oleh Bupati Rifai Tajuddin, Senin (10/11/2025). Mutasi ini bertujuan menata struktur pemerintahan dan mempercepat program strategis daerah.
Salah satu pergeseran penting adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Sukarni Dunip, yang kini menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan.
Bupati Rifai Tajuddin menegaskan bahwa mutasi ini adalah langkah strategis untuk meningkatkan kinerja aparatur dan menjawab tantangan zaman.
“Ini bukan perjalanan akhir. Masih ada evaluasi ke depan. Saya ingin jajaran pemerintahan bekerja lebih cepat, lebih tanggap, dan lebih efektif melayani masyarakat,” tegas Rifai.
Ia menekankan bahwa rotasi ini bukan hukuman, melainkan peluang baru untuk berkembang dan memberikan kontribusi lebih besar.
“Mutasi ini adalah amanah dan bagian dari proses penyegaran. Kita harus menyesuaikan diri dengan dinamika pemerintahan dan kebutuhan masyarakat yang semakin tinggi,” ujarnya.
Bupati Rifai mengingatkan seluruh pejabat yang baru dilantik untuk segera menyesuaikan diri dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
“Saya berharap kepada para pejabat agar tidak menunda pekerjaan. Lakukan adaptasi dengan cepat, pahami tantangan di tempat yang baru, dan tunjukkan hasil kerja nyata,” katanya.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada para pejabat yang telah menunjukkan dedikasi.
“Saya mengucapkan terima kasih atas jasa, kerja keras, dan pengabdian selama ini. Namun, tuntutan zaman dan masyarakat mengharuskan kita bekerja lebih maksimal dan berinovasi,” ujar Rifai.
Bupati Rifai Tajuddin menegaskan, dirinya tidak menginginkan pemerintahan yang lambat atau stagnan. Setiap pejabat diminta bekerja dengan visi yang jelas, berorientasi pada hasil, dan mampu beradaptasi.
“Pemerintah hari ini tidak bisa lagi bekerja dengan pola lama. Kita harus tangkas, kreatif, dan memiliki semangat pengabdian. Jabatan adalah amanah, bukan hak pribadi,” tegasnya.
Berikut daftar pejabat yang dimutasi:
1. Sukarni Dunip – dari Sekda menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan.
2. Rasyidi – dari Staf Ahli Bidang Ekonomi menjadi Kepala Dinas Perhubungan.
3. Herman Sunarya – dari Kepala DPMD menjadi Kepala Kesbangpol.
4. Arjo Arifin – dari Kepala Kesbangpol menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik.
5. Edi Siswanto – dari Plt. Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan menjadi Kepala Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan.
6. Sakimin – dari Kepala Dinas Pertanian menjadi Kepala Dinas Perpustakaan.
7. Binagransya – dari Kepala Dinas Perdagangan menjadi Kepala Dinas Pertanian.
8. Susmanto – dari Kepala Dinas Ketahanan Pangan menjadi Asisten Administrasi Umum.
9. Haroni – dari Kepala DLHK menjadi Kepala Dinas Ketahanan Pangan.
10. Efredy Gunawan – dari Kepala Dinas Sosial menjadi Kepala Satpol PP dan Damkar.
11. Erwin Muchsin – dari Kepala Satpol PP dan Damkar menjadi Kepala DLHK.
12. Abdul Karim – dari Kepala BKPSDM menjadi Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan.
13. Fariq Hafiz – dari Kepala Dinas Kominfo menjadi Kepala BKPSDM.
14. Decky Zulkarnain – dari Kepala Dinas Perkim menjadi Kepala Dinas Kominfo.
15. Teddy Setiawan – dari Kepala Dinas PUPR menjadi Kepala Dinas Perkim.
16. Didi Kristiawan – dari Kepala Bapenda menjadi Asisten Perekonomian dan Pembangunan.
17. Edwin Permana – dari Kepala DPMPTSP menjadi Kepala Bapenda.