Berikut Beberapa Tips Cara Mencegah dan Mengatasi Kebakaran Dini
Seluma, Mediasinardunia.com - Bahaya kebakaran mengintai dimana saja, termasuk di rumah. Kelalaian penghuni menjadi salah satu penyebab pada umumnya. Entah lupa mematikan lampu yang berujung korsleting atau meninggalkan rumah dalam keadaan kompor masih menyala.(20/10)
Plt. Kasatpol PP dan Damkar Kabupaten Seluma, H. Hendarsyah, S.IP., MT menyampaikan beberapa tips untuk menanggulangi kebakaran, bahwa untuk melakukan pencegahan dini dengan menjauhkan benda mudah terbakar dari api dan mematikan alat elektronik saat tidak digunakan.
“Saat terjadi kebakaran, segera padamkan api dengan alat yang sesuai seperti Alat Pemadam Api Ringan (APAR) jika skala kecil, atau hubungi pihak pemadam kebakaran terdekat atau (112) untuk kebakaran skala besar. Jangan lupa untuk mengevakuasi diri dan semua orang dari area kebakaran,” ujarnya.

Dalam menggunakan alat-alat listrik, lanjut Hendarsyah, pergunakanlah sewajarnya serta tidak melebihi beban kapasitas meter listrik di rumah, “Jangan lupa untuk selalu mematikan alat-alat listrik ketika sudah tidak digunakan lagi. Misalnya, mematikan komputer/laptop jika sudah tidak digunakan lagi,” imbuhnya.
Ia juga menambahkan, pemantik dan Korek Api kebanyakan sangat rentan digunakan oleh anak-anak. Rasa ingin tahu anak-anak umumnya sangat besar, sehingga bisa saja mereka memainkan pemantik atau korek api tanpa sepengetahuan orang tua. Tindakan ini tentu saja dapat menimbulkan risiko terbakar pada benda-benda disekelilingnya.
“Untuk orang tua terutama bapak-bapak kalau bisa Hindari merokok didalam rumah atau tempat yang mudah terbakar. Dalam rumah sering kali banyak barang-barang yang sifatnya mudah menghantarkan api, untuk mencegah kebakaran terjadi ada baiknya memperhatikan tempat saat akan merokok,” tuturnya.
Pada intinya, kesungguhan semua orang dalam mencegah kebakaran harus dilakukan secara kompak. Gerakan ini harus dimulai dari kesadaran tentang pentingnya melakukan upaya antisipasi. Sejatinya, potensi kebakaran bisa terjadi kapan saja dan dimana saja. Karena itu, sangat tidak etis untuk menyepelekannya, lalu menyesal dikemudian hari.(Ilham/ADV)