Arkhan Kaka Kembali Dipanggil untuk Timnas Indonesia U-20, Siap Berjuang di Training Center Tim Nasional
Solo, Mediasinardunia.com - Penyerang muda Persis Solo, Arkhan Kaka, kembali dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia U-20. Sebelumnya, pemain ini sempat tersisih ketika Garuda Nusantara menghadapi Kualifikasi Piala Asia U-20 2025.
Pemanggilan untuk Arkhan Kaka kembali dikirimkan oleh Indra Sjafri menjelang pemusatan latihan Timnas Indonesia U-20 yang akan berlangsung di Training Center Tim Nasional di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada 5 hingga 10 Oktober 2024.
Kepastian itu didapat melalui surat resmi bernomor 4598/AGB/634/X-2024 yang dikirimkan oleh PSSI kepada manajemen Persis Solo. Melalui surat ini, Kaka tidak hanya akan mengikuti TC, tetapi juga akan menghadiri Peresmian Training Center Tim Nasional di IKN.
Ini merupakan kesempatan kedua bagi Kaka untuk membuktikan kualitasnya sebagai striker Timnas Indonesia U-20. Dia harus berjuang lebih keras untuk menjadi pilihan utama pada ajang Piala Asia U-20 2025.
Manajer Persis Solo, Chairul Basalamah, merasa senang dengan pemanggilan Kaka. Dia berharap Kaka bisa kembali memberikan kontribusi terbaik untuk Timnas U-20.
“Kami sangat senang dengan pemanggilan ini. Kami selalu mendukung apa pun yang terbaik untuk pemain kami, terutama jika itu berkontribusi untuk negara,” kata Chairul Basalamah, Kamis (03/10/2024).
Nama Kaka sempat menghilang ketika skuad Garuda Nusantara menghadapi Kualifikasi Piala Asia U-20 2025 di Jakarta pada 25 hingga 29 September 2024 lalu. Di ajang tersebut, Indra Sjafri lebih memilih Jens Raven sebagai mesin gol utama.
Pria yang akrab disapa Abud juga berharap Timnas Indonesia U-20 dapat mengikuti jejak pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, yang khususnya mendatangkan asisten pelatih untuk meningkatkan kualitas para striker.
“Kami berharap, setelah kembali dari Timnas Indonesia U-20, Kaka bisa tampil lebih baik dengan tambahan latihan yang intensif. Timnas Indonesia senior sekarang sudah memiliki pelatih khusus untuk striker,” ujarnya.
“Kami berharap, Timnas Indonesia U-20 juga akan memiliki pelatih khusus untuk striker. Sehingga, Kaka dapat belajar hal-hal baru yang sama dengan materi yang diberikan oleh pelatih Timnas senior,” tambah Abud.